KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Tidak Lazim Pembayaran Tanah Memakai Dolar


SUARA MERDEKA.COM – Jum’at, 29 Agustus 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pembelian tanah menggunakan mata uang pecahan dolar dalam jumlah besar tidak lazim. Transaksi ini bisa dikategorikan transaksi mencurigakan. Hal ini disampaikan Ketua Pusat Pengkajian Anti Pencucian Uang Yunus Hussein.

“Kalau jual beli tanah setahu saya lazimnya tiap orang melakukan transaksi pada umumnya dengan mata uang rupiah dan mengingat jumlah yang begitu besar,” kata Yunus memberi pendapat sebagai ahli dalam sidang lanjutan Anas Urbaningrum, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/8).

Dia menandaskan, pembelian tanah bisa dikategorikan sebagai transaksi mencurigakan bila transaksi dilakukan dengan cara yang berbeda dari profil nasabah.  “Apakah nasabah yang melakukan (pembelian) terbiasa melakukan transaksi dengan dolar Amerika Serikat. Apalagi di Indonesia ada UU Mata Uang yang mewajibkan transaksi itu dengan rupiah,” paparnya.

Menurut dia, adanya transaksi mencurigakan bisa menjadi petunjuk bagi penyidik untuk mencari alat bukti terkait sangkaan pidana pencucian uang.  “Ketidaksesuaian aset yang sebenarnya dengan LHKPN atau dengan SPT pajak, itu bisa memperkuat dugaan terjadinya upaya menyembunyikan atau menyamarkan asal harta sebenarnya,” ujar mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ini.

Dijelaskan Yunus, kriteria transaksi mencurigakan diatur pada Pasal 1 angka 5 UU TPPU Nomor 8/2010. Dalam pasal itu disebutkan transaksi mencurigakan adalah transaksi yang dilakukan menyimpang dari profil.

“Kedua transaksi dianggap mencurigakan kalau transaksi itu dilakukan untuk menghindari pelaporan misalnya dipecah-pecah. Ketiga transaksi mencurigakan kalau transaksi itu diduga terkait hasil tindak pidana,” kata Yunus.

( Budi Nugraha / CN26 / SMNetwork )

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2014/08/29/214819/Tidak-Lazim-Pembayaran-Tanah-Memakai-Dolar-

30 Agustus 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: