KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Nazar Ungkap Istri Kedua Anas


SUARA MERDEKA – Selasa, 26 Agustus 2014
image

JAKARTA – Perseteruan M Nazaruddin, terpidana kasus suap Wisma Atlet dan mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin, berlanjut ke ranah pribadi.

Nazar menyebut Anas punya dua istri. Namun, Anas mengganggap pernyataan itu sebagai hiburan semata. Awalnya, dalam persidangan tersebut, Anas membantah kepemilikan Permai Group yang dituding merupakan miliknya. Anas mengacu kepada sejumlah saksi yang sudah dihadirkan. Dia menuduh Nazar banyak berbohong.

”Bahkan jika saudara Nazar nanti ditanya Neneng (Sri Wahyuni) itu istri siapa. Nanti jawabannya istri Anas itu dipinjamkan ke saya,” ujar Anas.

”Kalau Neneng istri saya. Kalau Mba Attiyah itu istri Mas Anas, sama Nova Riyanti itu istri Mas Anas,” kata Nazar membalas.

”Bagus, penting itu. Yang kedua itu bisa pidana yang mulia, tidak bisa main-main,” jawab Anas.

Usai sidang, Anas menganggap pernyataan Nazar sebagai hiburan. ”Dianggap hiburan saja kebohongan kayak gitu,” katanya.

Anas yang sempat mengancam juga akan menempuh jalur hukum terkait pernyataan Nazar, masih mempertim­bang­­kan langkah berikut. ”Kita lihat lah ya, apakah ada ur­gensinya atau tidak,” lanjutnya.

Soal nama Nova Riyanti yang disebut Nazar, Anas membantah punya kedekatan spesial. Kedekatan Anas dengan Nova berlaku juga dengan kader dari Partai De­mokrat lainnya. ”Kalau sering bareng, tidak, sama dengan kader-kader yang lain,” tandasnya.

Sebut M Nuh

Selain itu, dalam sidang kemarin, Nazar juga menyasar Menteri Pendidikan dan Kebu­dayaan Muhammad Nuh. Dia menyatakan, dirinya bersama Anas dan Angelina ”Angie” Patricia Pinkan Sondakh pernah menemui Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan M Nuh di rumahnya. Tu­juannya, melobi M Nuh terkait proyek-proyek di Kementerian Pendi­dikan Nasional.

”Untuk clear-kan proyek-proyek di Kemendiknas. Ada bukti BlackBerry Messenger yang dipegang KPK waktu mau ke rumah Pak Nuh,” kata Nazar.

Tak hanya itu, dia juga membeberkan ihwal proses penerbitan izin perusahaan tambang batu bara PT Arina Kota Jaya di Kutai Timur. Mantan bendahara umum Partai Demokrat itu bahkan menyebut Bupati Kutai Timur, Isran Noor menerima upah Rp 5 miliar untuk mengurus izin tambang karena hutang budi dengan Anas.

Menurut Nazaruddin, perusahaan tambang itu dikelola oleh dua kolega Anas, Lilur dan Totok. Menurut dia, karena Lilur dan Totok belum punya modal, maka mereka meminta bantuan kepada Grup Permai.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum KPK, Yudi Kristiana, lantas menanyakan siapa pemilik perusahaan tambang PT Arina Kota Jaya. ”Tam­bang­nya Mas Anas lah. Kan Isran kasihnya ke Mas Anas, bukan ke saya, Lilur atau Yulianis,” tegas Nazaruddin.

Yudi juga mencoba menguak alasan lain mengapa Nazar mau membongkar kejahatan yang disangkakan kepada Anas. Nazar mengaku cuma ingin mengatakan yang sejujurnya untuk menebus kesalahan.(D3-71)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/08/26/271466/Nazar-Ungkap-Istri-Kedua-Anas-

Iklan

26 Agustus 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: