KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kejari Periksa Dua Tersangka


SUARA MERDEKA – Senin, 25 Agustus 2014

  • Kasus Bansos Provinsi 2011

GROBOGAN – Pekan ini, Kejari Purwodadi akan mengirimkan surat panggilan pada dua tersangka perkara dugaan pemotongan dana Bansos Provinsi 2011. Ada kemungkinan keduanya, Hutomo dan Siti Khomsatun akan diperiksa bersamaan. Kasi Pidana Khusus Kejari Purwodadi Askari menjelaskan pemanggilan keduanya memang sudah dijadwalkan. Yakni setelah memeriksa sejumlah saksi yang merupakan kelompok penerima dana bansos. Hal itu untuk mengetahui jumlah kerugian negara disebabkan dana bansos masuk ke kantong pribadi.

Keduanya sebenarnya sudah pernah diperiksa penyidik Kejari Purwodadi. Namun pada waktu itu status mereka masih saksi dan tahapan perkara masih penyelidikan. Saat ini tahapan perkara sudah penyidikan dan keduanya berubah status menjadi tersangka. ”Surat panggilan kami kirimkan di pekan terakhir Agustus untuk pemeriksaan di awal September. Kalau tanggal pastinya, saya belum bisa katakan. Pemeriksaan tersangka bisa bersamaan atau selang satu hari,î ujar Askari, akhir pekan kemarin.

Saat ditanyakan apakah pemeriksaan akan diikuti dengan penahanan keduanya, Askari belum bisa menentukan. Hal itu dipertimbangkan sesuai dengan hasil pemeriksaan. Selain itu, untuk penahanan mesti ada surat remsi dari kepala kejaksaan.

Pemeriksaan Saksi

Pemeriksaan tidak akan berhenti pada keduanya. Selanjutnya kejaksaan akan memanggil Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan Heryi Rusdjijanto. Heryi yang berstatus saksi akan diperiksa terkait sejauh mana keterlibatannya.
Pemanggilan Heryi dilatarbelakangi oleh dinas yang ia pimpin selaku leading sector pengajuan bantuan. Kedua, nama Heryi berulngkali disebut oleh tersnagka Hutomo sebagai orang yang ”ngeguhkeî bantuan serta menerima dana.

Berdasarkan keterangan Hutomo saat pemeriksaan, pengajuan dan pemotongan pemotongan dilakukan ia dan khomsatun yang saat itu maish berstatus suami istri. Hal itu mereka lakukan atas arahan dari Heryi. Hutomo yang menggalang kelompok pengajuan bantuan, khomsatun yang membuat proposal dan Heryi yang menyampaikan ke provinsi.

Hutomo juga menjelaskan jika mereka bertigalah yang mengantarkan proposal ke provinsi. Hanya saja ia yang saat itu sebaga driver, menunggu di lantai bawah Gedung Gubernuran. Smeentara Siti Khomsatun dan Heryi yang mengurus proposal. Kemudian diketahui ada 161 proposal yang dipotong oleh mereka. Nominal uang yang dipotong Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Dari jumlah proposal tersebut ada 35 yang fiktif dan saat ini ditangani Kejati Jateng. (H81-87)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/08/25/271261/Kejari-Periksa-Dua-Tersangka

26 Agustus 2014 - Posted by | GROBOGAN

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: