KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Bukti Tidak Telat, Rina Foto Selfie di Pengadilan Tipikor Semarang


TRIBUN JATENG.COM – Selasa, 26 Agustus 2014

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG-  Rina Iriani Sri Ratnaningsih kembali mendatangi Pengadilan Tipikor Semarang, untuk melanjutkan agenda persidangan atas perkara dugaan korupsi yang menjeratnya, Selasa (26/8).

Mengenakan gaun batik hijau, dipadu jilbab warna hijau pupus, serta kalung bermotif bunga, mantan Bupati Karanganyar itu, sudah tiba di Pengadilan sejak sekitar pukul 08.30.
Bahkan, Rina mengaku sempat selfie sembari menunggu persidangan dimulai. Menurut dia, foto selfie itu dilakukannya pada sekitar jam 09.30.

“Saya tak pernah telat datang, tadi 08.30 sudah datang. Sempat foto selfie juga, di foto itu kan ada jamnya, kapan diambil, bisa sebagai bukti saya tak telat,” ujar Rina usai persidangan.

Hari itu, sidang mengagendakan pembacaan tanggapan jaksa, atas eksepsi atau nota keberatan yang diajukan pihak terdakwa dalam sidang sebelumnya, Selasa (19/8). Tanggapan setebal 21 halaman itu, dibacakan secara bergantian oleh enam orang anggota tim jaksa penuntut umum (JPU), dari Kejari Karanganyar dan Kejati Jateng.

Jaksa membantah eksepsi terdakwa, yang menilai dakwaan prematur, tak cermat dan kabur. Menurut jaksa, dakwaan sudah disusun secara cermat, jelas dan lengkap, sesuai Pasal 143 ayat 2 KUHAP.
“Keberatan (eksepsi) penasehat hukum terdakwa tidak dapat diterima, karena tidak dilandasi oleh argumentasi yuridis yang kuat dan telah menyangkut pokok perkara,” kata jaksa Sugeng Riyanta.

Oleh karena itu, jaksa memohon kepada majelis hakim agar menetapkan dan melanjutkan pemeriksaan dan mengadili terdakwa. Lebih lanjut, menurut dia, perkara korupsi Griya Lawu Asri (GLA) yang melibatkan Rina Iriani bukan perkara baru, sebab sudah digelar sejak 2009.

Sejauh ini sudah mempidanakan beberapa pelaku lainnya. Di antaranya, Tony Iwan Haryono, Handoko Mulyono, dan Fransisca Riana Sari. Dan, dalam persidangan ketiga orang itu, alat bukti berupa copy surat nomor 518/2050.4 tanggal 22 Mei 2007 dan juga 58 kwitansi, yang sering disebut kuasa hukum terdakwa sebagai palsu atau dipalsukan. (*)

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2014/08/26/bukti-tidak-telat-rina-foto-selfie-di-pengadilan-tipikor-semarang

26 Agustus 2014 - Posted by | KARANGANYAR

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: