KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kasus Haji Libatkan DPR


SUARA MERDEKA – Rabu, 20 Agustus 2014

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui tidak mudah mengungkap kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Haji tahun 2012-2013 di Kementerian Agama. Selain banyak bukti yang berada di luar, KPK menyebut kasus tersebut juga melibatkan banyak pihak termasuk anggota DPR. ”Itu (banyak anggota dewan) faktor juga,” ujar Wakil ketua KPK Adnan Pandu Praja menjawab apakah banyaknya anggota dewan yang mengakibatkan penyidikan berjalan lama, Selasa (19/8).

Dia menambahkan, faktor lainnya karena kejadian perkara di negara lain sehingga penyidik butuh waktu mengumpulkan bukti pendukung dari negara lain ke Indonesia. Seperti diketahui, beberapa anggota DPR memang telah diperiksa oleh KPK sebagai saksi untuk Suryadharma Ali. Mereka adalah mantan Ketua Komisi VIII Jazuli Juwaini, Ketua Komisi VIII Ida Fauziah. Kemudian, beberapa anggota Komisi VII DPR, di antaranya Hazrul Azwar (PPP), Said Abdullah (PDIP), Ratu Siti Romlah (PD), Reni Marlina Wati (PPP) dan Erick Satria Wardana (Hanura).

Satu Tersangka

Selain itu, juga telah diperiksa mantan anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Djabbar. KPK akhirnya menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji di Kementerian Agama. Dalam kasus ini, KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan hingga ke Arab Saudi.

Berkaitan dengan proses penyidikan penyelenggaraan haji di Kenterian Agama tahun anggaran 2012 dan 2013 sudah beberapa kali penyelidik dan penyidik KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan bahkan bahan dan data sudah dilakukan di Arab Saudi baik berupa dokumen maupun keterangan para pihak termasuk juga pejabat di Kementerian Agama.

Penyidik menjerat Suryadharma melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No 31/1999 jo 20/2001 tentang Pemberantasan jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 KUHP. Dari sangkaan pasal berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan kerugian negara, ada unsur pihak lain yang diuntungkan dalam konteks ini. Hingga saat ini KPK baru menetapkan satu orang tersangka yakni Suryadharma.(J13-90)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/08/20/270831

21 Agustus 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: