KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Anggota Dewan Tak akan Bersih Korupsi


KEDAULATAN RAKYAT.COM – Kamis, 21 Agustus 2014

SEMARANG (KRjogja.com)– Sebanyak 100 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng 2014–2019 akan dilantik Rabu (03/09/2014). Terdiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) 27 orang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 13 orang. Partai Gerindra sebanyak 11 orang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golongan Karya (Golkar) masing-masing 10 orang, Partai Demokrat (PD) 9orang, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing 8 orang, serta Partai Nasional Demokrat (NasDem) 4 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara khusus berpesan kepada para anggota dewan baru agar melakukan revolusi politik yang fokus pada fungsi kedewanan dan fungsi pengawasan.”Kalau revolusi politik yang bisa dilakukan, ya, dia harus mau untuk masuk pada wilayah tidak korupsi, tidak kolusi dan tidak nepotisme, serta tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun,” katanya.

Diharapkan, mentalitas para anggota dewan baru tidak tergoda pada pengembalian dana cukup besar yang telah digunakan saat pencalonan yang bersangkutan pada Pemilu 2014.Para anggota dewan harus melakukan fungsi-fungsi kedewanan dan melakukan pengawasan berdasarkan peraturan seperti undang-undang dan peraturan daerah.

Terkait dengan upaya pencegahan para anggota dewan melakukan berbagai penyimpangan saat melakukan tugas-tugasnya, Ganjar menilai perlu diadakan pembekalan berupa bimbingan teknis bagi anggota DPRD Provinsi Jateng periode 2014–2019 terkait dengan fungsi kedewanan dan fungsi politik.”Usai dilantik, saya ingin ada bimtek terhadap fungsi kedewanan dan fungsi politik dengan mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pemateri,” paparnya.

Dengan adanya bimtek tersebut, para anggota dewan dapat lebih mengerti dan memahami mengenai bagaimana mempertanggungjawabkan keuangan serta mana yang boleh dan dilarang sehingga tetap berjalan sesuai dengan aturan.

Terpisah,Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah Eko Haryanto  memprediksi bahwa kinerja anggota DPRD Jateng periode 2014–2019 tidak akan bersih dari korupsi karena biaya politik yang dikeluarkan selama kampanye relatif sangat tinggi, bahkan mencapai miliaran rupiah.

“Biaya politik para anggota dewan termasuk tinggi sehingga yang bersangkutan hanya akan berpikir bagaimana mengembalikan biaya yang dikeluarkan selama kampanye, bukan bagaimana bekerja untuk rakyat,” ujarnya.(Bdi)

Sumber : http://krjogja.com/read/227306/anggota-dewan-tak-akan-bersih-korupsi.kr

21 Agustus 2014 - Posted by | KP2KKN DALAM BERITA, SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: