KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Polisi Pasang Baliho Larangan Pungli


SUARA MERDEKA – Selasa, 12 Agustus 2014

PEMALANG – Untuk mencegah adanya tidak perpuji pungutan liar (pungli) di jalan raya berkaitan perbaikan Jembatan Comal, Polres Pemalang memasang baliho peringatan di beberapa titik yang dilalui awak kendaraan barang.

Sejumlah baliho peringatan itu bertuliskan truk/kendaraan beban di atas 10 ton dilarang melewati Jembatan Comal, jangan cobacoba menyuap petugas.

Baliho terpasang di jalur lingkar utara depan Pos Terminal, pertigaan Gandulan dan beberapa titik di sebelah timur Jembatan Comal. Sebagaimana diberitakan harian ini kemarin, sebanyak tujuh polisi dari Satlantas Polres Pemalang diperiksa Tim Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jateng. Mereka diperiksa karena tertangkap tangan melakukan pungli kepada sejumlah sopir yang memuat beban di atas 10 ton melintas Jembatan Comal.

Kapolres AKBP Dedi Wiratmo mengatakan, pemasangan baliho tersebut dimaksudkan agar tidak ada lagi kendaraan barang di atas 10 ton melewati Jembatan Comal. Karena kemampuan jembatan darurat yang kini digunakan tidak mampu menahan beban kendaraan dan muatannya di atas 10 ton.

Namun kini masih ada kendaraan barang berat bebannya 10 ton ke atas lewat. ‘’Padahal kami sudah koordinasi dengan Polres di Ungaran dan Brebes untuk melakukan pengalihan bagi kendaraan beban di atas 10 ton untuk melalui jalur selain Jembatan Comal,’’ kata Kapolres, kemarin.

Larangan Melintas

Sebelum munculnya pelanggaran disiplin sejumlah petugas, sebenarnya pihak Polres sudah memberikan pengarahan kepada pengemudi truk barang mengenai larangan tersebut. Selain itu juga sudah memberikan arahan kepada petugas yang mengatur lalu lintas di Jembatan Comal untuk melarang kendaraan barang di atas 10 ton melalui jalur pantura Comal.

Dikatakan lebih lanjut, dengan adanya pemasangan baliho peringatan itu serta upaya lainnya dari jajaran Polres Pemalang, kini sudah tidak ada lagi kendaraan barang di atas 10 ton yang lewat. Kalaupun masih ada yang lewat mereka langsung distop untuk berbalik arah.

Sementara itu di lokasi perbaikan jembatan, kemarin para pekerja masih terus melakukan pekerjaan, berupa pemasangan tiang pancang. Menurut konsultan proyek perbaikan Jembatan Comal, Ari Budiman, sudah dipasang tiang pancang di empat titik di sebelah utara jembatan. Untuk tiap titik berisi tiga tiang pancang. Tiap tiang pancang panjangnya 12 meter.

Dikatakannya, dengan dipasang sejumlah tiang pancang itu kini gerakan struktur jembatan sudah tidak bergetar lagi jika dilewati kendaraan. Kondisi jembatan cukup kukuh dari pengaruh tanah setempat yang labil. Namun masih tetap diberlakukan kendaraan yang lewat tidak boleh di atas 10 ton.(sf-15,48)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/08/12/269921

20 Agustus 2014 - Posted by | PEMALANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: