KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Penyidik Kembali Memeriksa Istri dan Anak Akil


KORAN SINDO – Rabu, 20 Agustus 2014

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kesekian kalinya memeriksa istri mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) M Akil Mochtar, Ratu Rita, dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada di MK.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, kemarin penyidik memeriksa Ratu Rita dan dua anak Akil, Riki Januar Ananda dan Aries Adhitya Savitri, sebagai saksi untuk tersangka Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Romi Herton dan istrinya, Masyitoh. Pemeriksaan ini terkait dengan sangkaan pemberian suap Rp19,866 miliar kepada Akil Mochtar dalam pengurusan sengketa Pilkada Palembang 2013 yang disidangkan di MK dan pemberian keterangan palsu disidang Akil.

Menurut dia, pemeriksaan ketiganya bukan tanpa alasan. Sebab, keterangan yang diberikan Ratu Rita, Riki, dan Aries, bisa melengkapi berkas Romi dan Masyitoh serta membuat terang konstruksi kasusnya. “Jadi Ratu Rita, Riki Januar Ananda, dan Aries Adhitya Savitri diperiksa sebagai saksi karena ada hal-hal yang ingin dikonfirmasi penyidik mengenai sangkaan terhadap tersangka RH dan M,”kata Johan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, tadi malam.

Selain itu, lanjut Johan, penyidik memeriksa dua resepsionis MK, Nita dan Fitri, sebagai saksi untuk tersangka Muhtar Ependy (orang dekat Akil). Dalam persidangan Akil, Muhtar pernah membantah bertemu dan berbincang dengan Akil di ruang kerja Akil. Tapi, dari alat bukti pendukung berupa foto,Jaksa Penuntut Umum (JPU) membuktikan bahwa hal itu terjadi. Pemeriksaan Nita dan Fitri merupakan hasil jadwal ulang dari pemeriksaan sebelumnya. “Saya belum tahu apakah Nita dan Fitri mengetahui pertemuan Akil dan ME di MK. Tapi bisa saja itu ditanyakan kepada keduanya,”paparnya.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus dugaan suap pengurusan sengketa sejumlah pilkada di MK yang disebutkan majelis hakim terbukti penerimaannya. Yang didalami adalah perihal siapa saja pemberi lain yang belum ditersangkakan. sabir laluhu

Sumber: Koran Sindo, 20 Agustus 2014

20 Agustus 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: