KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kejari Akan Periksa Kadisporabudpar


SUARA MERDEKA – Selasa, 19 Agustus 2014

  • Siti Khomsatun Jadi Tersangka Baru

GROBOGAN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwodadi akan memeriksa Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan, Heryi Rusdjijanto.

Pemeriksaan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan dalam perkara dugaan pemotongan dana Bansos Provinsi Tahun 2011. Pemeriksana Heryi disebabkan namanya disebut oleh tersangka Hutomo alias Gutomo saat diperiksa dalam tahap penyelidikan.

Heryi disebut sebagai orang yang ngeguhke bantuan serta menerima dana. Pemeriksaan (Heryi) Insya Allah iya. Tapi kapanya, belum tahu. Karena ini masih memeriksa saksi-saksi dari kelompok penerima bansos. Jumlahnya ada 161 kelompok,” kata Kasipidsus Kejari Purwodadi Askari, Senin (18/8).

Selain Hutomo, Kejari juga telah mengeluarkan Sprindik tersangka untuk Siti Khomsatun. Dari pemeriksaan 15 saksi dalam tahap penyidikan, dua di antaranya memberikan petunjuk jika Siti Khomsatun berperan sebagai pembuat proposal. Hal itu sama dengan keterangan yang diberikan Hutomo.

Proposal

“Ada kelompok penerima bansos yang datang ke Karangpahing (rumah Hutomo dan Siti Khomsatun yang saat itu masih suami-istri). Pemohon bansos mengatakan, kalau proposalnya belum jadi. Hutomo langsung bilang jika proposal baru diketik sambil menunjuk Khomsatun. Khomsatun saat itu berada tak jauh dari posisi mereka,” jelas Askari.

Bukti kuat lain yang mengarah pada keterlibatan Khomsatun yakni memberikan “uang rokok” pada pegawai MAN Purwodadi. Imbalan ini sebagai ucapan terima kasih atas bantuannya menerima fax dari provinsi melalui nomor fax MAN Purwodadi yang berisikan nama-nama kelompok penerima bansos.

“Khomsatun memberikan uang rokok pada pegawai tata usaha MAN Purwodadi. Ini jadi petunjuk jika ada keterlibatan Khomsatun,” jelas Askari. Hanya saja, Kejari belum bisa menetapkan waktu pemeriksaan pada kedua tersangka pada tahapan penyidikan. Askari tidak menutup kemungkinan melakukan penahanan keduanya setelah pemeriksaan nantinya.

Sebelumnya, Heryi mengaku siap jika sewaktu-waktu Kejaksaan Negeri memanggilnya untuk dimintai keterangan. “Sepanjang itu untuk penegakan hukum, saya siap,” Tandasnya. Dari pengakuan Hutomo, saat mengajukan proposal bansos, masih berstatus sebagai suami Siti Khomsatun. Kenal kali pertama dengan Heryi, saat Heryi menjabat sebagai Kabid TK dan SD di Dinas Pendidikan Grobogan.

Saat itu mantan istrinya Siti Khomsatun yang merupakan guru TK Desa Karangpahing mengajukan dana bantuan ke dinas dan bertemu dengan Heryi. Saat Heryi menjabat sebagai Kepala Disporabudpar, lanjut Hutomo, pernah datang ke rumahnya. Ia mengatakan, jika ada yang mau mengajukan dana bansos, nanti bisa diegohke. Hutomo mengaku jika potongan dana sekitar 50 persen dengan nominal berkisar Rp 300 juta. (H81-72)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/08/19/270608

20 Agustus 2014 - Posted by | GROBOGAN

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: