KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kasus PDAU, John Manoppo Divonis Satu Tahun


SUARA MERDEKA.COM – Selasa, 19 Agustus 2014
image

VONIS: Ketua Majelis hakim Suyadi memvonis John Manuel Manoppo dengan hukuman satu tahun penjara serta denda Rp 50 juta setara dengan dua bulan kurungan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (19/8). (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Mantan Walikota Salatiga John Manuel Manoppo divonis hukuman pidana satu tahun serta denda Rp 50 juta subsidair dua bulan kurungan dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Salatiga. Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang yang diketuai Suyadi menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan korupsi secara bersama dan berlanjut.

Hakim menilai, terdakwa terbukti menyalahgunakan jabatannya selaku wakil walikota pada saat itu dan selanjutnya walikota yang dalam pelaksanaan kewenangan tidak sesuai aturan hukum atau disalahgunakan sehingga termasuk perbuatan melawan hukum. “Terdakwa juga menyalahgunakan kewenangan dan kesempatan seperti dana pinjaman untuk talangan Rp 100 juta kepada klub sepak bola PSISa. Dalam hal ini harus ada persetujuan dari badan pengawas,” kata hakim Suyadi saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (19/8).

Pembelaan terdakwa terkait uang itu hanya pinjaman pribadi terhadap Adi Sutardjo, mantan Direktur PDAU Salatiga juga tidak bisa dibuktikan. Hakim berpendapat, tidak ada bukti yang meyakinkan misalnya dengan adanya surat bukti pinjam meminjam dan uang sebesar Rp 55 juta baru dikembalikan setelah proses perkara berjalan.

Kendati dinyatakan bersalah, salah satu hakim Robert Pasaribu menyatakan dissenting opinion atau pendapat berbeda dimana terdakwa tidak terbukti melakukan korupsi. Perbuatan menerima uang pinjaman Adi Sutardjo tidak serta merta dapat ditafsirkan terdakwa meminta atau memerintahkan Adi meminjam uang dari PDAU.

Atas putusan ini, setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, terdakwa menyatakan menerima putusan hakim. Sedangkan jaksa masih menyatakan sikap pikir-pikir.

( Modesta Fiska / CN38 / SMNetwork )

 

20 Agustus 2014 - Posted by | SALATIGA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: