KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kasus Kementerian ESDM, KPK Panggil Teuku Bahagia


SUARA MERDEKA.COM – Rabu, 20 Agustus 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami penyidikan kasus dugaan korupsi kegiatan sosialisasi, sepeda sehat, dan perawatan gedung di Kantor Sekretariat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Hari ini KPK memanggil Teuku Bahagia.

“Yang bersangkutan berasal dari swasta diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (20/8).

Sebelumnya, KPK kembali melayangkan surat permintaan cegah kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk nama tiga saksi.

Tiga orang yang dicegah adalah karyawan CV Callista Bintang Persada Poppy Dinianova, Direktur Ilex Muskindo Jasni, dan karyawan swasta bernama Teuku Bahagia. Ketiganya dicegah sejak 18 Juli 2014 yang berlaku untuk enam bulan ke depan. Pencegahan tersebut dilakukan agar ketika dibutuhkan keterangannya, mereka tidak sedang berada di luar negeri.

Dalam kasus ini, KPK telah memanggil Direktur Jenderal Energi Baru, Terbaharukan dan Konversi Energi di Kementerian ESDM Rida Mulyana, Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian ESDM Susyanto, Kepala Biro Keuangan Setjen Kementerian ESDM Parlaungan Simatupang, dan mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM Didi Swi Sutrisnohadi.

Selain itu, penyidik juga memanggil Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Setjen Kementerian ESDM Agus Salim, Kasubdit Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara di PPBMN, Sri Utami, Indriyati selaku Kepala Buro Kepegawaian dan Organisasi di Kementerian ESDM dan Arief Indrarto selaku pegawai Sekretariat Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Sebelumnya, KPK menetapkan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno sebagai tersangka dalam dugaan korupsi penggunaan anggaran dana Kesetjenan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pada Rabu (7/5) lalu.

Dia dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Waryono diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan anggaran di Kesekjenan ESDM pada 2012 sebesar Rp 25 miliar terdiri dari beberapa pengadaan barang dan jasa. Dia diduga merugikan keuangan negara Rp 9,8 miliar.

( Mahendra Bungalan / CN31 / SMNetwork )

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2014/08/20/213779/Kasus-Kementerian-ESDM-KPK-Panggil-Teuku-Bahagia

20 Agustus 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: