KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Ganjar Sindir Anggota Dewan


SUARA MERDEKA.COM – Rabu, 20 Agustus 2014

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com – Pidato sambutan tertulis Gubernur Ganjar Pranowo yang dibacakan Bupati Bambang Sukarno pada pelantikan 45 anggota DPRD Temanggung periode 2014-2019 di Pendapa Pengayoman, Selasa (19/8), antara lain menyindir perilaku negatif sejumlah anggota Dewan, baik di pusat maupun daerah.

Di awal sambutannya, Ganjar menyindir Pileg 2014 yang dinilai rumit dengan diwarnai gesekan antar-caleg intra dan inter partai. Selain itu, pragmatisme politik telah meminggirkan peran kesukarelawanan pemilih. Sehingga politik wani piro menjadi trend, yang menambah sinisme publik pada politik. 

Kemudian berkait korupsi wakil rakyat, Ganjar mengungkap hasil survei Transparancy Internasional Indonesia (TII).  Hasil survei lembaga tersebut, DPR merupakan lembaga terkorup di Indonesia pada 2009, 2010 dan 2011.

‘’Pada 2012 dan 2013, DPR masih menempati tiga besar lembaga negara terkorup selain Polri dan pengadilan,’’tambahnya.

Menurutnya, masalah saat ini yang tidak segera tuntas adalah pemberantasan KKN dan penegakkan hukum. Karena itu, anggota Dewan harus memiliki obligasi moral menuntaskan agenda itu.

‘’Jangan sampai justru yang mengotori, memperkeruh, dan memperlambat jalannya reformasi birokrasi. Itu bisa dilihat dari nyiyirnya masyarakat terhadap partai politik dan dewan,’’tandasnya.

Ganjar juga memaparkan contoh perilaku negatif anggota Dewan, yang diharapkan bisa menjadi pembelajaran ke depan. Antara lain, kasus korupsi dana bansos keagamaan di 13 titik daerah senilai Rp 1,3 miliar anggaran 2009, oleh oknum DPRD Jateng.

Lalu, pengaturan anggaran untuk memuluskan proyek di DPRD Banten serta pencucian uang dengan suap mobil. Kasus pengalihan BOS 2012 di Sumut Rp 17 miliar. Kasus video porno anggota DPR RI dengan selebritis, dan kasus anggota DPR menonton vidoe porno saat rapat.

‘’Juga kasus indisipliner anggota Dewan, baik DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten yang mangkir saat rapat dan sidang Dewan,’’ujarnya.

Menurutnya, dari kasus-kasus itu dapat dipetik berbagai pelajaran yang baik, dan saat ini merupakan  momentum perubahan yang harus dilakukan DPRD periode 2014-2019. Sebelumnya, Ganjar mengatakan, tantangan DPRD saat ini ialah menjalankan reformasi politik total untuk menangkis isu-isu negatif lembaga tersebut.

Sehingga, demokrasi dam demokratisasi dipercaya sebagai proses yang paling pas. Wakil Ketua DPRD Temanggung 2009-2014 yang kemarin juga dilantik sebagai anggota Dewan 2014-2019, Tunggul Purnomo, menilai isi sambutan tertulis Gubernur itu kurang pas disampaikan dalam pelantikan tersebut.

‘’Kalau Pak Ganjar datang ke sini lantas menyampaikan hal itu secara pribadi tidak masalah, namun ini kapasitasnya adalah sambutan tertulis Gubernur. Lebih baik, jika yang disampaikan seputar tugas dan tanggungjawab ke depan anggota DPRD yang baru ini,’’tuturnya. 

Diungkapkannya, kolega-kolega Ganjar dari fraksinya saat menjadi anggota DPR RI dahulu ada pula yang melakukan indisipliner.

( Henry Sofyan / CN19 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/08/20/213708

20 Agustus 2014 - Posted by | TEMANGGUNG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: