KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Data Tenaga Honorer K2 Digali Akurat


SUARA MERDEKA – Rabu, 20 Agustus 2014

  • Pemalsuan Dipidanakan

KUDUS -Tenaga honorer K2 yang mengikuti verifikasi diharapkan dapat memberikan data yang benar. Pasalnya, bila mereka sampai memalsukan data-data dengan tujuan agar dapat lolos kriteria masuk sebagai CPNS, maka hanya akan memicu persoalan pada kemudian hari.

Kepala BKD Djoko Triyono mengemukakan hal itu, Selasa (19/8). Dia menyebutkan, 298 tenaga honorer yang akan mengikuti proses verifikasi harus menandatangani surat pernyataan tanggung jawab mutlat bermaterai. “Surat pernyataan tanggung jawab mutlak itu dibuat oleh tenaga honorer,’’ujarnya.

Di dalamnya terdapat pernyataan, kebenaran data untuk verifikasi dan validasi data sesuai dengan persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tiap tenaga honorer juga diminta membuat pernyataan yang sama yang ditandatangani atasannya langsung dan disahkan kebenarannya oleh pejabat struktural eselon II atau kepala SKPD di lingkungannya. ‘’Hal itu untuk memastikan keakuratan data,’’ungkap dia.

Sesuai Fakta

Segala sesuatunya diharapkan sesuai dengan fakta dan data di lapangan. Apabila pada kemudian hari ditemukan ada data yang tidak benar, siap bertanggung jawab dan diberikan sanksi baik secara administratif maupun pidana.

Disinggung soal kelengkapan berkas yang dibawa, dia menyebut nomor peserta tes CPNS 2013, surat keputusan pengangkatan pertama sampai dengan terakhir. Khusus guru disertakan surat pembagian tugas mengajar, fotokopi ijazah, dan transkrip nilai sesuai dengan database. Mengenai jadwal verifikasi dan validasi data tenaga honorer kategori 2 yang tidak lulus seleksi tes CPNS, kata dia, mulai Kamis (21/8) hingga Selasa (26/8).

‘’Lokasinya sudah ditentukan sehingga proses verifikasi diharapkan Selasa (26/8) sudah selesai, karena 29 Agustus 2014 harus sudah diserahkan ke pusat,’’ paparnya. Dia menegaskan, selama proses berlangsung, tenaga honorer K2 yang diverifikasi tidak dipungut biaya. Dia juga kembali mewanti-wanti agar mereka tidak percaya jika ada yang menawarkan jasa dengan meminta sejumlah uang. (H8-57,48)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/08/20/270733

20 Agustus 2014 - Posted by | KUDUS

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: