KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Dana Pelantikan Anggota DPRD JATENG – Dinilai Terlalu Besar, Setwan Harus Terbuka


KORAN SINDO – Kamis 14 Agustus 2014

SEMARANG – Alokasi anggaran Rp400 juta untuk pelantikan 100 anggota DPRD Jateng periode 2014–2019 di ruang paripurna Gedung Berlian Semarang pada 3 September mendatang dinilai terlalu besar. Sekretaris Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, Eko Haryanto mengatakan, anggaran Rp400 juta itu sangat besar kalau memang hanya untuk pelantikan dewan.

“Saya kira kalau acaranya diselenggarakan di gedung DPRD tidak perlu sampai menghabiskan anggaran sebesar itu,” katanya di Se-marang kemarin. Menurut Eko, karena anggaran itu berasal dari dana APBD 2014, maka sekretariat dewan juga perlu menjelaskan kepada masyarakat soal pos-pos yang akan digunakan dari anggaran sebesar itu. Dia mencontohkan, kalau anggaran itu akan digunakan untuk konsumsi, menyebar undangan, dankeamanan, maka harus dirinci alokasinya. “Sehingga masyarakat tahu penggunaannya.

Kalau tidak dijelaskan, masyarakat tahunya anggaran itu besar,” ujarnya. Sekretariat dewan juga diminta transparan soal pos-pos penggunaan dana itu. “Karena dana APBD itu tidak untuk dirahasiakan,” ucap Eko. Eko berharap kepada anggota dewan yang baru nanti bisa benar-benar amanah untuk kepentingan rakyat, Sebab untuk pelantikan saja sudah dianggarkan dana besar. “Saya harap jangan sampai ada dewan yang terjerat korupsi selama lima tahun mendatang,” ucap dia. Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jateng Wibowo menjelaskan, anggaran sebesar itu tidak harus dihabiskan semua.

Rencananya anggaran itu akan digunakan untuk jamuan makan untuk 850 tamu undangan, biaya pengamanan kepolisian, dan lainnya. “Kami akan menggunakan anggaran pelantikan secara efisien, sisa dana dikembalikan ke kas daerah,” katanya. Sehari setelah pelantikan, kata dia, akan langsung dilaksanakan dengan berbagai agenda di antaranya, pembagian 100 anggota dewan untuk ditempatkan di lima komisi. Setelah itu pembentukan alat kelengkapan dewan dan pembagian anggota dewan yang masuk komisi A, B, C, D, atau E berdasarkan surat dari fraksi.

Adapun kursi pimpinan dewan nanti dipastikan untuk ketua akan diisi oleh PDIP sebagai partai yang mendapatkan perolehan suara terbanyak di provinsi ini. Sementara wakilnya adalah anggota dewan dari Partai Gerindra, PKB, Golkar, dan PKS. Wakil Ketua DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro mengaku, partai belum mengumumkan siapa kadernya yang akan menduduki kursi pimpinan di DPRD Jateng.

Diakuinya, partainya sudah mengumpulkan pengurus DPD dan pengurus 35 DPC untuk merekomendasikan minimal dua nama, yakni untuk pimpinan dan ketua fraksi. “Rata-rata mendapat kursi wakil ketua,” katanya. Namun, dia masih enggan menyebut nama untuk wakil Ketua DPRD Jateng. “Segera kami rumuskan. Tapi DPD belum memusingkan itu, karena masih fokus pada sidang di Mahkamah Konstitusi (MK),” kata dia. amin fauzi

Sumber : http://www.koran-sindo.com/node/412087

20 Agustus 2014 - Posted by | SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: