KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Aset PNPM Terancam Hangus


SUARA MERDEKA – Kamis, 21 Agustus 2014

SLAWI – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan belum jelas akan dilanjutkan atau tidak oleh pemerintah pusat.  Jika tidak dilanjutkan, maka berbagai macam aset PNPM, baik fisik maupun nonfisik terancam hangus. Hangusnya aset tersebut, lantaran PNPM Mandiri Perdesaan belum punya payung hukum yang kuat. Karena itu, status aset tersebut nantinya menjadi milik desa atau pihak lain karena tidak ada regulasinya.

Beberapa pihak meminta Pemkab Tegal membuat Perda untuk pendataan aset PNPM agar tidak hangus jika PNPM akhirnya ditiadakan.  ”Sejak pertama digulirkan sekitar 2006, PNPM Mandiri Perdesaan telah membangun berbagai aset, baik bangunan pendidikan, pengerjaan jalan, serta yang masih abadi adalah aset ekonomi, yaitu dana pinjaman bergulir,” kata Sekretaris Forkom UPK PNPM Kabupaten Tegal Ikbal Faizal, saat temu pelaku PNPM, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, aset fisik dan nonfisik sudah tersebar di masing-masing desa wilayah PNPM Mandiri Perdesaan.  “Ada 11 kecamatan program, dan 2 pasca program. Masing-masing masih mengelola dana abadi untuk pinjaman bergulir,” ucapnya.Ketua Forum UPK PNPM, Slamet Suharyono menginginkan adanya inventarisasi aset oleh Pemkab, sehingga di kemudian hari jika PNPM ditiadakan atau diganti programnya, maka aset akan aman. “Kami berharap aset segera dinventarisasi untuk kemudian dibuatkan Perda terkait itu,” ujarnya.

Fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan, Haris Mulyanto menyebutkan, di tingkatan pusat, pemerintah masih mencari solusi terkait keberlanjutan PNPM. Sebab, dengan adanya UU Desa yang akan segera diterapkan, kelembagaan PNPM akan berubah. ”Selain asetnya, kelembagaan PNPM juga perlu mendapatkan payung hukum yang jelas. Keberadaan aset PNPM di tingkat daerah perlu dipayungi dengan Perda, adapun di tataran pusat, pemerintah saat ini masih merumuskan solusi terkait kelembagaan PNPM seiring dengan adanya UU Desa,” paparnya. (K22-49,48)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/08/21/270893

20 Agustus 2014 - Posted by | SLAWI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: