KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

30,4 Persen APBD untuk Infrastruktur


SUARA MERDEKA – Sabtu, 16 Agustus 2014

CILACAP – Pembangunan infrastruktur masih menjadi program prioritas Pemkab Cilacap di tahun mendatang. Terbukti di dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2015, infrastruktur masih menempati prioritas pertama dengan mendapatkan persentase anggaran sebesar 30,41 %. Adapun program prioritas lain, yaitu kesehatan dengan mendapat persentase anggaran sebesar 21,39 %, pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian dan UMKM sebesar Rp 6,11 % dan pendidikan sebesar 5,74 %. ‘’Pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian dan UMKM masuk program prioritas pada 2015 mendatang karena pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian dan UMKM terbukti mampu memberi konstribusi yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi,’’ kata Kepala Bappeda Cilacap, Indro Cahyono, Jumat (15/8).

Semua program prioritas yang tertuang di dalam KUA-PPAS 2015, telah disepakati oleh legislatif. Sudah ada kesepakatan eksekutif dan legislatif, mengenai KUA-PPAS 2015. Sebab program yang menjadi prioritas sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2017. Prioritas Adapun rencana neraca APBD 2015 yang telah disampaikan Bupati ke DPRD, yaitu besar pendapatan dalam rancangan PPAS 2015 adalah Rp 1,988 triliun dan anggaran belanja dalam rancangan PPAS 2015, sebesar Rp 2,363 triliun. Dengan demikian, dalam rencana neraca APBD TA 2015, terdapat defisit Rp 374,502 miliar atau 18,83 %. Bila dibandingkan dengan APBD 2014, besar pendapatan pada APBD Definitif TA 2014 Rp 2,057 triliun dan anggaran belanja Rp 2,154 triliun. Berarti terdapat defisit Rp 96,813 miliar atau 4,71 %. Anggota DPRD Cilacap, Barakatul Anam mengakui KUA-PPAS TA2015 sudah disepakati, tetapi baru sebatas program yang menjadi prioritas di 2015 mendatang berikut plafon anggarannya. Pembangunan infrastruktur, tetap menjadi prioritas utama.

Disusul pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, melalui sektor pertanian dan UMKM. Beberapa kegiatan yang mendapat prioritas, antara lain program aspal hotmix dengan mendapat plafon anggaran sementara sebesar Rp 70 miliar, pengadaan aspal swadaya Rp 20 miliar, penyelenggaraan kelas unggulan (leader class) Rp 2 miliar, pengurukan lahan untuk lokasi pembangunan gedung leader class Rp 1 miliar, pembenahan lapangan milik pemkab di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan Rp 400 juta.(ag-63,48)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/08/16/270400

20 Agustus 2014 - Posted by | CILACAP

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: