KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

LSM Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan ke Polres Rembang – Korupsi Proyek Miliaran Diungkap


PATI EKSPRES – Selasa, 19 Agustus 2014

REMBANG – Proyek pemeliharaan jalan yang menghubungkan antara Desa Wonokerto Kecamatan Sale – Tahunan hingga Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang, proses pengerjaannya diduga terjadi banyak penyimpangan. Kini ketidakberesan proyek milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang dilaporkan ke Polres Rembang.

Pihak pelapor yakni Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Kabupaten Rembang, mendatangi Polres Rembang, Senin (18/8)  kemarin. Dalam surat aduannya kepada Kapolres Rembang, Lespem memaparkan  proyek perbaikan ruas jalan tersebut bersumber dari tiga anggaran. “Diantaranya bantuan Provinsi Jawa Tengah yang dikelola oleh DPU Rembang sebesar Rp 2,6 miliar,” ujar Bambang Wahyu Widodo, koordinator Lespem Rembang.

Selain itu, kata Bambang, proyek juga ditopang dari anggaran Program Percepatan Infrastruktur Daerah (PPID) yang ditangani Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rembang mencapai Rp 1,5 miliar, dan terakhir ditopang dari bantuan hibah masyarakat penambang, berupa material senilai Rp 932 juta lebih. “Kami menduga dana yang digunakan dalam kegiatan proyek, hanya bantuan hibah penambang saja,” terang Bambang.

Sedangkan sumber dana lainnya, kata Bvambang, mengalir tidak jelas. Bahkan setelah kasus penyimpangan terbongkar, Kepala DinasESDM Kabupaten Rembang, Agus Supriyanto dan pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek, Abdul Muttaqien dimasukkan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri Rembang. “Hal itu sangat tidak adil. Kalau sportif, maka pihak DPU seharusnya juga ikut diproses,” cetusnya.

Apalagi berdasarkan fakta persidangan kasus PPID di Pengadilan Tipikor Semarang, lanjut Bambang, dugaan keterlibatan pejabat DPU cukup jelas. Bahkan  pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang terkesan acuh tak acuh, saat ia memaparkan dugaan keterlibatan pejabat DPU setempat.  Karena itu, ia memutuskan melapor ke Polres Rembang dan berharap segera ditindaklanjuti.  Dalam surat pengaduan ke Kapolres Rembang itu, pihak Lespem juga memberikan tembusan kepada Kapolda Jateng, Kapolri dan KPK.

Sementara itu, Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan mengaku telah menerima aduan dari Bambang Wahyu Widodo. Pihaknya menyatakan siap menindaklanjuti aduan tersebut. “Nantinya dokumen laporan ditelaah lebih lanjut, perkembangannya seperti apa, pasti akan disampaikan,” ujar Kapolres Rembang.

Kapolres juga mengingatkan bahwa penyidikan kasus korupsi, polisi tidak bisa bergerak sendiri. Hal itu yang terkadang memakan waktu lama.  Ia mencontohkan pada tahap awal, ada penyelidikan terlebih dahulu. “Kalau ternyata ditemukan unsur pidana korupsi, penyidik polisi akan mengajukan bantuan kepada Badan Pengawas Keuangan Dan Pembangunan (BPKP),” terang Kapolres Kurniawan. 

Pihak BPKP, lanjut Kapolres Kurniawan, untuk melakukan audit  angka kerugian negara sebagai dasar dimulainya penyidikan oleh penyidik polisi. “Saat naik ke tahap penyidikan itulah, sudah ada tersangka yang ditetapkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPU Kabupaten Rembang, Rahardjo menyatakan tidak bisa memberikan tanggapan apa apa. Namun seandainya memang terjadi penyimpangan, pihaknya siap bertanggung jawab sesuai tugas dan kewenangannya.

Rahardjo mengaku hanya ingin berbaik sangka saja. Selama ini pihaknya memegang data tentang proyek jalan. Kalau aparat penegak hukum membutuhkan, tentu ia akan memberikan penjelasan. (cw1)

Sumber : http://www.patiekspres.co/2014/08/korupsi-proyek-miliaran-diungkap/

 

19 Agustus 2014 - Posted by | REMBANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: