KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Diduga Korupsi Dana Kas Desa Kedungsari – Perangkat Desa Ditahan Kejaksaan


PATI EKSPRES – Selasa, 12 Agustus 2014

Kajari Kudus Amran Lakoni_220813foto

KUDUS – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus akhirnya menetapkan Sunarto selaku perangkat Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana kas desa senilai puluhan juta. Selain itu, tersangka juga dijebloskan ke tahanan, pukul 12.00 WIB, Senin (11/8) kemarin.

Kajari Kudus Amran Lakoni SH didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Paidi mengatakan, tersangka bernama Sunarto yang ditahan menjabat sebagai bendahara kantor Desa Kedungsari. “Penahanan tersebut terkait dengan kepentingan penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan dirinya,” ujar Amran kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya.

Proses penahanan terhadap tersangka, kata Amran, dilakukan dalam jangka waktu 20 hari dan bisa diperpanjang hingga 40 hari. Kasus dugaan korupsi tersebut berawal ketika di desa setempat dilakukan proses lelang sewa tanah kas desa dan mendapatkan dana sekitar Rp171 juta pada Agustus 2013.

Setelah terjadi pergantian kepala desa dan menyusul dilantiknya kepala desa terpilih pada 17 Desember 2013, ternyata kepala desa terpilih belum menerima gaji yang seharusnya dibayarkan dengan dana hasil lelang tersebut.

Akhirnya, kepala desa terpilih yakni Madekun melaporkan kasus dugaan penyalahgunaan dana desa tersebut ke pihak Kejari Kudus pada Januari 2014.

“Proses penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan pada Selasa (18/3) lalu, kemudian dilanjutkan dengan penetapan tersangka pada Kamis (27/3),” terang Kajari Amran Lakoni.

Setelah dilakukan gelar perkara, lanjut Amran, pihak yang bertanggung jawab yakni Sunarto yang menjabat sebagai bendahara desa setempat. Berdasarkan pengakuan tersangka, dana desa tersebut digunakan untuk biaya pencalonan dirinya dalam pemilihan kepala desa beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Maadekun selaku Kepala Desa Kedungsari terpilih saat Pemilihan Kepala Desa 24 November 2013 lalu, juga sudah berupaya menempuh penyelesaian secara kekeluargaan. Namun setelah tidak ada kejelasan, akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke Kejari Kudus. (ian)

Sumber : http://www.patiekspres.co/2014/08/perangkat-desa-ditahan-kejaksaan/

19 Agustus 2014 - Posted by | KUDUS

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: