KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Rp400 Juta untuk Pelantikan Anggota DPRD Jateng Dipersoalkan


RIMA NEWS – Rabu, 13 Agustua 2014

Rimanews – Pelaksanaan prosesi pelantikan anggota DPRD periode 2014-2019 dengan menganggarkan dana Rp400 juta, terus menuai kontroversi. Pasalnya dana sebesar Rp400 juta tersebut dinilai terlalu tinggi.

“Kalau memang pelantikannya dilaksanakan di gedung DPRD Jateng, tidak perlu sampai menghabiskan anggaran sebesar itu,” kata Sekretaris Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, Eko Haryanto, kepada wartawan di Semarang, Rabu (13/8).

Eko juga meminta kepada anggota DPRD Jateng yang akan dilantik pada 3 September 2014 itu benar-benar memegang dan menjalankan amanah yang diberikan rakyat dalam menjalankan tugasnya.

“Saya berharap tidak ada dewan yang terjerat kasus pelanggaran hukum termasuk korupsi selama menjadi anggota DPRD Jateng,” katanya.

Sekretaris DPRD Jateng Prijo Anggoro saat dikonfirmasi membenarkan adanya anggaran Rp400 juta untuk pelantikan 100 anggota dewan di tingkat provinsi itu.

“Anggaran tersebut tidak harus dihabiskan semua untuk pelantikan anggota dewan yang direncanakan berlangsung secara sederhana,” ujarnya didampingi Kepala Bagian Umum Setwan Jateng Wibowo.

Pihaknya tetap akan melakukan efisiensi anggaran secara maksimal sesuai instruksi dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Jika nanti masih ada anggaran pelantikan anggota dewan yang tersisa maka akan dikembalikan ke kas daerah,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa anggaran pelantikan itu sebagian besar akan digunakan untuk keperluan konsumsi dan pengamanan.

Pelantikan anggota DPRD Jateng periode 2014-2019 akan dilaksanakan di ruang sidang paripurna gedung DPRD Jateng lantai IV.

Anggota DPRD Jateng periode 2014-2019 didominasi wajah baru yang berjumlah 64 orang, sedangkan sisanya merupakan petahana yang kembali terpilih menjadi legislator.

“Dari 100 kursi di DPRD Jateng, 36 legislator merupakan ‘incumbent’ dan sisanya wajah baru,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo.

Menurut dia, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan meraih kursi terbanyak, yakni 27 kursi, disusul Partai Kebangkitan Bangsa dengan 13 kursi, dan Partai Gerindra dengan 11 kursi.

“Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golongan Karya masing-masing memperoleh 10 kursi, Partai Demokrat sembilan kursi, Partai Amanat Nasional serta Partai Persatuan Pembangunan meraih delapan kursi, sedangkan Partai Nasional Demokrat hanya mendapat empat kursi,” ujarnya.

Sumber : Rima News

15 Agustus 2014 - Posted by | KP2KKN DALAM BERITA, SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: