KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Atut Dituntut 10 Tahun


SUARA MERDEKA – Selasa, 12 Agustus 2014

  • Hak Politik Dicabut

    image
    SM/Antara SIDANG ATUT: Gubernur Banten nonaktif Atut Chosiyah mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/8). (58)

     

    JAKARTA – Gubernur Banten nonaktif Atut Chosiyah dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider lima bulan kurungan dalam perkara korupsi pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi (MK).

    Selain itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edy Hartoyo dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, juga menuntut agar hak Atut untuk memilih dan dipilih dalam jabatan publik dicabut. Atut diduga memberikan uang Rp 1 miliar kepada mantan ketua MK Akil Mochtar. Pemberian uang melalui advokat Susi Tur Andayani itu dilakukan untuk memenangkan gugatan yang diajukan pasangan Amir Hamzah dan Kasmin.

    Tuntutan tersebut berdasarkan Pasal 6 ayat 1 huruf a UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP mengenai perbuatan memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk memengaruhi putusan perkara.

    ”Hal-hal yang memberatkan terdakwa selaku Gubernur Banten tidak memberikan contoh dan mendukung program pemerintah untuk terciptanya pemerintah yang bersih dari kolusi, korupsi, dan nepotisme, terdakwa mencederai lembaga peradilan, utamanya MK, dan terdakwa tidak terus terang mengakui perbuatannya,” tambah Edy. Adapun perbuatan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

    ”Terdakwa sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar perlu memberikan contoh yang baik, tapi malah melakukan perbuatan suap di MK,” kata Edy.

    Dalam tuntutannya, jaksa menilai Atut dan adiknya pengusaha Chaeri Wardana alias Wawan bertemu dengan Akil Mochtar di hotel JW Marriott Singapura pada 22 September 2013. Atut meminta Akil memenangkan perkara pasangan Amir Hamzah-Kasmin supaya dapat dilakukan penghitungan suara ulang di seluruh TPS di Kabupaten Lebak. Atut mengutus Wawan, adiknya, untuk mengurus perkara itu.

    Memberatkan

    Pada 26 September 2013 di kantor Gubernur Banten, diadakan pertemuan antara Atut Chosiyah, Amir Hamzah dan Kasmin, dan Susi Tur. Dalam pertemuan itu, Amir Hamzah melaporkan kepada Atut mengenai peluang dikabulkannya perkara permohonan keberatan hasil Pilkada Kabupaten Lebak pada 2013. Atut kemudian menyampaikan agar dilakukan pengurusan perkaranya melalui Akil Mochtar yang sudah dikenal seperti saudara sendiri sehingga bisa pemilihan umum bupati dan wakil bupati di Kabupaten Lebak bisa dilakukan pemilihan ulang.

    Pada 30 September, Wawan dan advokat Susi Tur Andayani bertemu di Hotel Ritz Carlton. Dalam pertemuan tersebut Susi menyampaikan, Akil meminta uang Rp 3 miliar, namun Amir tidak punya uang sehingga Susi meminta Wawan menyediakan dana. Terkait perkara ini, Susi telah divonis lima tahun dan denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan.

    Akil Mochtar divonis penjara seumur hidup dan Wawan divonis lima tahun dan pidana denda Rp 150 juta subsider tiga bulan penjara. Atut tak berkomentar usai mendengarkan tuntutan tersebut. Saat keluar dari ruang persidangan Atut didampingi menantunya, Adde Rosi Khoerunnisa dan sejumlah kerabat. Mereka langsung menuju ke ruang shalat di lantai 1 Pengadilan Tipikor, Jakarta.

    Pengacara Atut, Tubagus Sukatma menilai tuntutan yang diajukan jaksa berupa hukuman pidana dan pencabutan hak-hak politik Atut, terlalu memberatkan. ”Kami akan mengajukan pembelaan dan membuktikan sebaliknya sebagaimana yang dituntut jaksa. Kami ingin ajukan kembali fakta persidangan,” kata Sukatma. (F4-80)

    Sumber : Suara Merdeka Cetak

15 Agustus 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: