KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Rina Ibarat Bebek Tanpa Sayap dan Kaki


SUARA MERDEKA.COM – Minggu, 10 Agustus 2014

SEMARANG, suaramerdeka.com – Mantan bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih tinggal menunggu waktu untuk dimejahijaukan. M Taufik, kuasa hukum Rina Iriani menyatakan, kliennya kini ibarat bebek tanpa sayap dan kaki. Karenanya, desakan penahanan terhadap terdakwa dugaan korupsi dana subsidi perumahan dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tahun 2007- 2008 serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu mengada-ada.

“Ya biarkan saja kalau ada yang mendesak (penahanan, red), bu Rina kini ibarat bebek tak punya sayap dan tak punya kaki. Ini karena rumahnya disita, paspornya pun ditahan sejak 2013 sebelum dia (Rina, red) ditetapkan jadi tersangka,” tandasnya, Minggu (10/8).

Menurut dia, siapa pun yang menghendaki Rina ditahan itu mengada-ada dan tak obyektif. Sebab, terdakwa tidak berupaya melarikan diri dan selalu obyektif kalau diperiksa penyidik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penghubung Komisi Yudisial (KY) Jateng Syukron Salam dan Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng Eko Haryanto mendesak agar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng serius dan menahan Rina. Menurut Syukron, mantan bupati Karanganyar itu semestinya ditahan untuk menghindari opini negatif masyarakat.

“Sebaiknya pengadilan melakukan penahanan usai melimpahkan berkas perkara Rina. Jika melarikan diri, dia (Rina, red) bisa menghilangkan barang bukti,” jelasnya.

( Royce Wijaya / CN38 / SMNetwork

Sumber : Suara Merdeka.com

13 Agustus 2014 - Posted by | KARANGANYAR, KP2KKN DALAM BERITA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: