KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Hindari Opini Negatif, Rina Perlu Ditahan


SUARA MERDEKA – Sabtu, 09 Agustus 2014

Hindari Opini Negatif, Rina Perlu Ditahan

image
SM/dokRina Iriani

SEMARANG – Tersangka ka­sus dugaan korupsi dana subsidi perumahan dari Kemen­te­ri­an Pe­rumahan Rakyat (Kemen­pera) dalam proyek Griya Lawu Asri (GLA) serta tindak pidana pen­cucian uang, Rina Iriani per­lu ditahan untuk menghindari ang­gapan negatif masyarakat.

Hal ini perlu dilakukan setelah berkas perkara mantan bupati Ka­ranganyar itu dilimpahkan pe­nyidik Kejaksaan Tinggi (Ke­jati) Jateng ke Pengadilan Tin­dak Pidana Korupsi (Tipikor) Se­marang.

Penghubung Komisi Yudisial Jawa Tengah Syukron Salam meng­ungkapkan, setelah ber­kas perkara dilimpahkan, se­baik­nya pengadilan menahan Rina. Se­lain untuk kepentingan pe­me­riksaan di persidangan, pe­na­han­an itu untuk menghindari opini negatif dari masyarakat yang selalu memantau perkembangan kasus ini.

Namun tentu saja proses pe­na­hanan harus mempertimbangkan hal-hal yang sesuai de­ngan hukum acara seperti mi­salnya terdakwa akan me­larikan diri, berpotensi menghilangkan barang bukti atau me­ngulangi tindak pidananya.

”Dari awal kasus ini mendapat sorotan dari masyarakat ka­re­na ada dugaan penguasa atau pe­jabat yang berusaha ’me­lin­dungi’ Rina. Diharapkan de­ngan penahanan yang dila­ku­kan oleh pengadilan dapat meng­hindari opini negatif ma­sya­rakat terhadap aparat penegak hukum,” kata Syukron, Jumat (8/8).

Luar Biasa

Dengan menahan Rina, proses persidangan yang akan di­la­ku­kan memiliki integritas. Apa­bila pengadilan tidak menahan, di­khawatirkan masyarakat tidak percaya lagi dengan penanganan kasus itu.

Sekretaris Komite Penyeli­dik­­an dan Pemberantasan Ko­rupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah Eko Haryanto menilai, Kejaksaan Tinggi tidak serius dalam menangani kasus Rina dalam perka­ra GLA. Padahal korupsi itu me­rupakan kejahatan luar biasa.

”Rina tidak juga ditahan sampai berkasnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor membukti­kan Kejati tidak bisa berkerja mak­si­mal dan profesional da­lam mem­be­rantas korupsi karena ada te­kanan atau intervensi,” ujar Eko.

Ditambahkan Eko, majelis ha­kim Pengadilan Tipikor juga perlu tetap menjaga integritas. Apalagi jika Rina tetap tidak ditahan, maka masyarakat akan bisa menilai kinerja aparat hu­kum yang bisa saja diintervensi.

”Kami dari KP2KKN memberi pe­ringatan keras kepada Peng­­adilan Tipikor tolong ja­ngan main-main dalam menangani ka­sus ini nanti. Segera tahan Ri­na dalam persidangan pertama nanti dan kita juga akan minta KPK untuk memantau dan me­rekam jalannya persidangan sampai tuntas,” tutur­nya. (J14,J17-80)

Sumber : Suara Merdeka Cetak

13 Agustus 2014 - Posted by | KARANGANYAR, KP2KKN DALAM BERITA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: