KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Anggota DPRD Terpilih Ditahan


SUARA MERDEKA – Selasa, 12 Agustus 2014

  • Korupsi Bansos Sapi 2012

BANJARNEGARA – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara menahan seorang tersangka kasus dugaan korupsi distribusi dan kegiatan penyuluhan bibit ternak sapi tahun 2012. ’’Tersangka Heri AS ditangkap di RSI setelah dinyatakan kondisinya sehat. Kemudian dia dibawa ke Kejari Banjarnegara untuk diminta keterangan atau pemeriksaan awal. Dia didampingi kuasa hukum. Selanjutnya berdasarkan surat perintah penahanan dan dua alat bukti yang cukup, tersangka ditahan,’’ kata Kajari Sri Astuti Yulia melalui Kasi Pidsus R Bondan Agung, Senin (11/8) malam. Tersangka adalah caleg terpilih DPRD Banjarnegara dari PPP. Dia akan diperiksa kembali oleh penyidik hari ini, Selasa (12/8).

Dia merupakan ketua dan bendahara pada dua kelompok tani penerima bantuan sapi di Desa Mlaya Kecamatan Punggelan, Banjarnegara. Terima 14 Sapi ’’Saat penyelidikan, tersangka menyatakan sudah menerima 14 ekor sapi namun tidak dibagikan kepada dua kelompok tani di Mlaya,” ungkap Bondan.

Diakui, pengajuan proposal bantuan bibit ternak sapi itu juga tanpa sepengetahuan dari pihak kelompok yang dicatat namanya dalam proposal. “Bisa dibilang dia bikin kelompok fiktif.’’ Kerugian negara pada kegiatan distribusi bibit ternak sapi dan kegiatan penyuluhan bibit ternak sapi diperkirakan Rp 199 juta. Adapun saksi yang sudah diperiksa sekitar 50 orang dari delapan kelompok tani. Ditambahkan, modus lain pada kasus itu, yakni ada anggota kelompok yang tidak menerima bibit ternak sapi dan ada juga pihak lain yang bukan dari kelompok tani justru menguasai sapi bantuan tersebut.

Pengacara tersangka, Eko Yuli P mengatakan, pihaknya akan mengajukan penangguhan penahanan dan mungkin juga pengalihan penahanan. Pertimbangannya, kondisi kesehatan kliennya yang baru menjalani perawatan di RSI Bawang, Banjarnegara. Mengenai materi perkara yang disangkakan, dia masih akan memperlajari terlebih dahulu karena dirinya baru kemarin menangani kasus tersebut. Terkait kasus yang menjerat Heri AS, Sekretaris DPC PPP Banjarnegara, Indarto, belum bersedia memberi keterangan. Namun dia berjanji akan menyampaikan keterangan pers secara resmi. (H25-80)

Sumber : Suara Merdeka Cetak

13 Agustus 2014 - Posted by | BANJARNEGARA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: