KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Pimpinan KPK Tunggu Satgas Serahkan Sprindik Bendum PDIP


CENTRO ONE.COM  – Kamis, 24 Juli 2014

Centroone.com –  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tak memungkiri jika pihaknya telah menyiapkan surat perintah penyidikan atas nama Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey. Status anak buah Megawati di partai berlambang kepala banteng bermoncong putih itu tinggal menghitung hari.

Dikatakan Abraham, pimpinan KPK saat ini tengah menunggu sprindik itu diserahkan oleh satgas KPK yang menangani perkara dugaan korupsi dugaan korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat. “Saya tunggu sprindik Satgasnya,” ungkap Abraham dikantornya, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Abraham menampik jika pihaknya lamban menentukan siap terkait status hukum untuk Olly tersebut. Menurut Abraham, sebelum diputuskan lebih lanjut pihaknya benar-benar mengkaji secara mendalam soal dugaan keterlibatan Olly.

Putusan majelis hakim terhadap sejumlah terdakwa kasus Hambalang yang menyebutkan nama Olly juga menjadi pertimbangan. Pertimbangan itu, kata Abraham, ditindaklanjuti di internal Satgas KPK dalam suatu gelar perkara atau ekspos. “Internal satgas yang akan ekspose karena olly itu dari pengembangan putusan pengadilan, jadi ekspose di tingkat satgas,” terangnya.

Pengakuan Abraham itu senada dengan pengakuan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Busyro Muqoddas. Busyro menegaskan bahwa pihaknya tak akan membiarkan Olly Dondokambey. Bahkan, KPK segera memeriksa Olly. “Olly akan diperiksa,” ucap Busyro.

Busyro memastikan bukan menjadi hambatan jika Olly masuk dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Ditegaskan Busyro, pihaknya bekerja secara tepat dan cepat. Status tersangka diperkirakan tidak akan lama lagi akan disematkan kepada Olly oleh KPK. Terlebih, dugaan keterlibatan Olly sudah diberkaskan oleh tim penyidik KPK. “Equality before the law berlaku, tak masalah dia diangkat sebagai pejabat. Pinsipnya, KPK akan melakukan penidikan secara cepat, dan itu akan didalami,” tandasnya.

Dugaan keterlibatan Olly Dondokambey dalam kasus korupsi P3SON Hambalang mencuat dalam surat dakwaan para terdakwa kasus tersebut. Terlebih dalam amar putusan 2 terdakwa Deddy Kusdinar dan Teuku Bagus Mohammad Noor disebutkan bahwa Bendahara Umum PDI Perjuangan itu terbukti menerima uang suap sebesar Rp 2,5 miliar dari proyek P3SON.

Hakim menyebut suap tersebut berkaitan dengan pengurusan proses anggaran proyek P3SON yang tengah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Sebab, melalui Banggar DPR tersebut, anggaran proyek yang awalnya single years menjadi multiyears itu meningkat drastis, dari mulanya hanya menelan biaya sebesar Rp 125 miliar menjadi Rp 2,5 triliun.

Sumber : Centroone.com

24 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: