KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Penangguhan Belum Dikabulkan


SUARA MERDEKA – Kamis, 24 Juli 2014

  • Tersangka Kasus Seragam Batik

SEMARANG – Arista Kurniasari (38) dan Yohanes Onang Supitoyo (48) suaminya, tersangka kasus pengadaan seragam batik SD hingga SMA, dipastikan berlebaran di sel tahanan Mapolrestabes Semarang. Sebab, surat penangguhan penahanan yang diajukan oleh Biro Bantuan Hukum Kelompok Pelayanan Sosial (KPS) selaku kuasa hukum tersangka belum dikabulkan oleh penyidik Satreskrim kantor polisi tersebut. ”Masih kami pelajari. Intinya surat penangguhan yang diajukan belum bisa kami kabulkan,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto, Rabu (23/7). Keputusan itu, lanjut dia, tentu saja beralasan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu juga dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut terakit kasus tersebut. Apalagi guru PNS SD Ngemplak, Simongan, Semarang itu dinilai tidak koopreatif saat dimintai keterangan terakit kasus yang menjeratnya ke ranah hukum pidana. ”Kami masih membutuhkan banyak keterangan, alangkah lebih baik jika tersangka tetap berada di sekitar kami,” ujarnya.

Sebelumnya, Joko Dwi Santoso, Kuasa Hukum Arista mengatakan, terhitung dua kali pihaknya melakukan penangguhan penahanan. Namun pada pengajuan pertama surat hanya sampai penyidik dan itu juga dikembalikan dengan berbagai alasan. ”Surat kembali kami ajukan tertanggal 23 Juni 2014,” jelasnya.

Kasus Belum Jelas

Terkait penangguhan penahanan, lanjut dia, sengaja diajukan lantaran kasus tersebut nilai belum jelas. Adapun pihaknya belum mengetahui secara jelas kerugian dan barang bukti. ”Dihitung dari mana kalau kerugian Rp 102 miliar sedangkan bukti transfer tidak sebesar itu,” ungkapnya. Seperti diungkapkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Djihartono mengatakan, pengajuan surat penangguhan penahanan sah-sah saja dilakukan. Sebab, siapa saja boleh melalukan hal itu karena itu hak semua tersangka. Namun, pihaknya tetap akan memproses kasus tersebut sesuai dengan fakta hukum yang ada. ”Kami tetap akan jalankan secara profesional,” ujarnya. (K44,H74-72)

Sumber : Suara Merdeka Cetak

24 Juli 2014 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: