KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Mantan Bupati Temanggung Divonis Tujuh Tahun Penjara


SUARA MERDEKA.com – Rabu, 23 Juli 2014

SEMARANG, suaramerdeka.com – Mantan Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo yang disidangkan secara inabsentia atau tanpa kehadiran terdakwa dijatuhi vonis tujuh tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (23/7).

Totok yang hingga kini berstatus buron tersebut juga dijatuhi denda sebesar Rp 300 juta subsidair enam bulan kurungan.

Selain itu majelis hakim yang diketuai Jhon H Butarbutar juga meminta terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 2,8 miliar subsidair tiga tahun dan enam bulan penjara dalam kasus korupsi dana bantuan pendidikan untuk putra-putri anggota DPRD tahun 2004.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diancam dalam dakwaan primer Pasal 2 UU Tipikor,” kata Jhon dalam sidang yang hanya dihadiri jaksa penuntut umum Mursriyono.

Totok sendiri dinilai melanggar Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) Undang-undang No 31 Tahun 1999 tentang Tipikor atau yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Vonis yang dijatuhkan hakim ini sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

Dalam kasus ini, Pengadilan Negeri Temanggung telah menghukum mantan Wakil Ketua DPRD Temanggung periode 2004-2009, Fatahillah Azzainy dengan pidana satu tahun dan empat bulan penjara. Ia juga didenda Rp 50 juta dan wajib mengembalikan uang negara sebesar Rp 37 juta.

Sedangkan enam mantan anggota DPRD Temanggung periode yang sama, dijatuhi hukuman satu tahun hingga satu tahun dan dua bulan penjara. Keenamnya adalah Didik Syamsudin, Fuad Riyadi, Sugiyanto, Edi Purwoko, Tri Winarsih, dan R Subagyo.

Perkara ini bermula saat Fatahillah serta Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo, mengesahkan anggaran dana pendidikan sebesar Rp 1,8 miliar pada Januari-Agustus 2004, dan selanjutnya dibagikan kepada 43 anggota DPRD.

Setiap anggota Dewan masing-masing menerima uang Rp 40 juta. Dana tersebut berasal dari anggaran biaya yang diarahkan bupati untuk dimuat dalam perubahan APBD Temanggung 2004.

Sebelumnya, Totok sudah pernah menjalani hukuman empat tahun dalam kasus korupsi dana pemilu sebesar Rp 2 miliar lebih. Namun sejak Desember 2010 yang bersangkutan telah menghilang dan masuk daftar pencarian orang (DPO) kejaksaan.

( Modesta Fiska / CN33 / SMNetwork )

Sumber : Suara Merdeka

23 Juli 2014 - Posted by | TEMANGGUNG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: