Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama wakil ketua KPK Bambang Widjojanto melakukan sidak di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke Jakarta Barat, Rabu (23/7).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama wakil ketua KPK Bambang Widjojanto melakukan sidak di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke Jakarta Barat, Rabu (23/7). (sumber: BeritaSatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengawasan ke Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, Rabu (23/7). Instansi ini menemukan 90 persen alat Uji KIR tidak berfungsi dengan baik.

Kemudian penemuan KPK tersebut langsung dilaporkan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, saat menghadiri acara “Supervisi Tindak Korupsi antara KPK dengan Pemprov DKI Jakarta” di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (23/7).

Untuk membuktikan informasi tersebut, Basuki bersama Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto melakukan sidak ke Balai PKB Kedaung Kali Angke. Keduanya bersama beberapa penyidik KPK tiba di lokasi pada pukul 13.00 WIB.

Saat tiba di Balai PKB Kedaung Kali Angke, Bambang langsung mengajak Basuki untuk melihat tempat pengujian kendaraan.

“Saya mau ajak Pak Ahok tur dulu, ya,” kata Bambang kepada wartawan.

Ketika mereka sampai di tempat pengujian kendaraan, terlihat ada dua mobil angkutan barang bak tertutup yang sedang melakukan uji KIR.

Pengujian pertama yang dilakukan adalah uji emisi, lalu uji speedometer, uji kebisingan (noise) atau klakson kendaraan. Selanjutnya dilakukan uji rem kendaraan, termasuk berat kendaraan. Serta terakhir uji bagian bawah kendaraan, seperti lampu dan power stering.

Ternyata dari pengujian yang dilakukan, terlihat hampir 90 persen alat uji KIR tidak berfungsi dengan baik. Ada yang tombolnya rusak, ada alat yang harus didorong padahal seharusnya bisa bergerak sendiri saat menguji lampu kendaraan serta tidak mengeluarkan print out hasil uji KIR.

“Waktu kami datang tadi pagi, semua alat ini mati. Sekarang saja baru nyala. Harusnya print out alat-alat ini terhubung dengan print di dalam kantor. Tapi ini banyak tidak berfungsi. Ini bermasalah,” papar Bambang kepada Basuki.

Sebelumnya, KPK bersama Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta Franky Mangatas Panjaitan dan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah telah melakukan sidak ke Balai PKB Kedaung Kali Angke pada pukul 11.00 WIB.

Sumber : Berita Satu