KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Mudik Dilarang Pakai Mobil Dinas


SUARA MERDEKA – Selasa, 22 Juli 2014

  • Tak Boleh Terima Bingkisan

MAPOLRES – Pemkot Salatiga melarang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya menggunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran.

Tak hanya penggunaan mobil dinas, seluruh PNS dilarang menerima parcel karena hal tersebut dianggap sebagai gratifikasi.

Hal tersebut dinyatakan Wali Kota Yuliyanto usai memimpin apel kesiapan personel dalam Operasi Ketupat Candi 2014 di halaman Polres Salatiga, kemarin. “Dasar pelarangan adalah surat edaran yang kami terima dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” kata Wali Kota.

Dalam surat edaran tersebut, KPK menyatakan penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi termasuk korupsi dan melarang seluruh pejabat menggunakan mobil dinas untuk kepentingan di luar kepentingan dinas.

Surat edaran tersebut juga melarang para PNS untuk menerima parcel, bingkisan atau fasilitas apa pun menjelang pelaksanaan hari raya keagamaan, termasuk Lebaran. “Kita ikut peraturan saja. Jika KPK melarang, ya kita patuhi,” kata Wali Kota.

Untuk memudahkan pemantauan, dirinya menjajaki untuk mengandangkan seluruh mobil dinas di Bagian Umum Setda Kota. Pemkot, lanjut Yuliyanto, akan menerapkan sanksi jika terbukti ada PNS yang melanggar.

Kabag Humas Setda Kota Salatiga, Adi Setiarso mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Ke­uangan Aset Daerah (DPPKAD), aset Pemkot terkait kendaraan roda empat saat ini berjumlah 259 unit.

“Dari jumlah tersebut, 89 di antaranya adalah kendaraan operasional. Sisanya sebanyak 170 unit adalah kendaraan dinas yang dipakai kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), sekretaris dan para kabid di berbagai SKPD,” kata Adi.

Ketupat Candi

Terkait pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2014 di wilayah Salatiga, disiapkan sekitar 800 personel dari berbagai kesatuan. Kapolres Salatiga AKBD Dwi Tunggal Jaladri mengatakan, dari jumlah tersebut, pihaknya menyiapkan sekitar 200 personel.

“Pengamanan selama Lebaran ini kami lakukan bersama instansi lain seperti TNI, Dinas Perhu­bungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan. Intinya kami akan bersinergi untuk membantu pengamanan Lebaran,” kata Kapolres.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi sendiri berlangsung selama 16 hari, sejak Senin (21/7) hingga 6 Agustus mendatang. Meng­hadapi Lebaran tahun ini, lanjut Kapolres, pihaknya telah mela­kukan sejumlah persiapan.

Antara lain, pendirian Posko Ke­amanan dan Pelayan sebanyak em­pat buah, pemasangan rambu dan penunjuk jalan hingga spanduk atau pun baliho imbauan kepada para pengguna jalan.  (H54-72)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/07/22/268157/Mudik-Dilarang-Pakai-Mobil-Dinas

22 Juli 2014 - Posted by | SALATIGA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: