KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Iklan Anas Dibayar Nazaruddin


SUARA MERDEKA – Selasa, 22 Juli 2014

JAKARTA –  Direktur PT Spekta Indonesia, M Ichsan Loulembah mengaku menjadi konsultan iklan politik Anas Urbaningrum saat mencalonkan diri menjadi ketua umum Partai Demokrat tahun 2010.

Hal itu diungkapkan Ichsan saat dihadirkan menjadi saksi untuk terdakwa Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin 21 Juli 2014. “Saya dihubungi oleh Anas untuk bertemu. Itu 9 April 2010, makan malam di Ritz Carlton,” kata Ichsan.

Ichsan juga mengaku diperkenalkan oleh Anas kepada M Nazaruddin yang terlibat sejak awal. ”Kenal Nazaruddin sejak proses pembuatan acara tersebut. Saya bertemu dengan Anas, terus Nazar datang bergabung,” ujar dia.

Pada pertemuan itu, Ichsan berpendapat bahwa Anas harus lebih sering muncul di media terkait pencalonan itu. Hal tersebut sangat penting. Sebab, kata Ichsan, saingan Anas dalam kongres yakni Andi Mallarangeng sudah lebih gencar dalam hal iklan.

Anak buah Ichsan, Ratna Irsana yang juga dihadirkan dalam sidang memaparkan, untuk meningkatkan popularitas Anas, pihaknya menggunakan taktik komunikasi. Sebagian besar membuat iklan politik Anas dimuat di televisi, media cetak, jejaring sosial, radio, serta buku profil tentang Anas.

Ditawar

Ratna Irsana mengakui pembayaran iklan politik Anas dilakukaan oleh Nazaruddin sebesar Rp 3,2 miliar. Awalnya Ratna mematok harga Rp13 miliar untuk biaya tersebut. Tapi ditawar menjadi hanya Rp11 miliar.

Namun, menurut Ratna kesepakatan itu tidak berjalan sebagaimana mestinya dan akhirnya disepakati Anas melalui Nazaruddin hanya mampu membayar Rp 3,2 miliar.

Ratna menambahkan pembayaran iklan politik Anas itu diambil secara tunai di kantor Nazaruddin di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan. Dia pun mengaku bertemu langsung dengan Nazaruddin di kantor itu. “Iya, ketemu Nazar, dengan ibu-ibu tapi saya lupa namanya,” ucap dia.

Saksi lain, caretaker GM Sales and Marketing Metro TV, Aldasni mengakui adanya biaya Rp 166 juta yang dibayar oleh Fastcomm. Biaya itu untuk membayar slot berita di Headlinenews, Suara Anda serta iklan.

Usai persidangan Anas Urbaningrum mengatakan keterangan saksi semakin mempertegas dakwaan jaksa yang imajinatif. Dakwaan jaksa hanya berisi pernyataan dari Nazar saja yang pada kenyataannya ternyata bertolak belakang. (D3,viva-80)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/07/22/268212/Iklan-Anas-Dibayar-Nazaruddin

22 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: