KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Rumah Ade Digeledah


SUARA MERDEKA – Senin, 21 Juli 2014

  • Kasus Karawang Kejahatan Keluarga

KARAWANG – Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah rumah dinas dan kantor Bupati Karawang Ade Swara terkait penyidikan kasus dugaan pemerasan dan korupsi dalam ­penerbitan surat persetujuan pemanfaatan ruang (SPPR) untuk pendirian sebuah mal, Sabtu (19/7).

Penyidik menyita berbagai dokumen dan barang bukti lain. Selain rumah dinas dan kantor, rumah pribadi bupati di Kecamatan Cilamaya dan beberapa kantor pejabat di kabupaten itu turut digeledah.

”Memang benar, kemarin, Sabtu (19/7) ada serangkaian penggeledahan di rumah dinas dan kantor bupati Karawang,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi, Minggu (20/7).

Kantor yang digeledah antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Karawang.

Saat penggeledahan sejumlah pejabat tak bisa masuk kantor. Mereka hanya duduk-duduk di ruangan lobi di sekitar ruangan kantor bupati.

Cenderung Koruptif

Pada Jumat (17/7), KPK menetapkan Ade Swara dan istrinya Nurlatifah sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi dan pemerasan terkait perizinan penerbitan SPPR. Penyelidik KPK mendapati keduanya memeras PT Tatar Kertabumi sebesar 424.349 dolar AS.

Uang tersebut diminta keduanya sebagai pelicin untuk penerbitan SPPR. SPPR di­minta PT Tatar untuk pendirian sebuah mal.

Usai ditangkap, Ade dan Nur menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih 20 jam.  Usai pemeriksaan, keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Ade ditahan di Rutan Guntur, sedangkan Nur di Rutan KPK.

Ketua KPK Abraham Samad meng­ungkapkan, fenomena suami-istri menjadi tersangka korupsi sudah beberapa kali terjadi.

”Saya pernah bilang, ini kejahatan keluarga,” kata Abraham.

KPK menyatakan, dinasti politik di suatu daerah cenderung berperilaku koruptif.

”Ini sangat berbahaya ke depan. Karena itu, KPK tidak tidur, tidak tinggal diam dengan keadaan yang semakin me­nyedihkan ini. KPK memang tidak punya cabang, tapi punya mata di mana-mana, bahkan di rumah Anda,” tegas Abraham. (ant,viva-59)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/07/21/268104/Rumah-Ade-Digeledah

21 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: