KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Dua Anggota DPR Diperiksa dalam Kasus Haji


SUARA MERDEKA.com – Senin, 21 Juli 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua anggota DPR RI dalam penyidikan dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji tahun 2012-2013 di Kementerian Agama. Mereka Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz dan anggota DPR Komisi X Reni Marlinawati.

“Mereka diperiksa sebagai saksi,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Senin (21/7).

Sebelumnya Reni penah mengakui bersama Irgan Chairul naik haji ikut rombongan Menteri Agama Suryadharma Ali tahun 2012. Mereka berada dalam satu pesawat bersama rombongan menteri yang berjumlah 35 orang. Tetapi, Ketua DPP PPP ini membantah ibadah naik haji itu gratis dan difasilitasi Kementerian Agama.

Sebelumnya, penyidik KPK pernah memanggil istri mantan Menteri Agama Suryadharma, Wardhatul Asriah dan Rendhika Deniardy Harsono yang juga menantu Suryadharma. Rendhika merupakan suami anak sulung Suryadharma, Kartika Yudhisti.

Penyidik juga memanggil Wakil Sekjen PPP Joko Purwanto dan istrinya Deasy Aryani Larasati, ajudan istri Menteri Sholichul Qobri, pengawal Menteri Henri Amri M. Saud, mantan ajudan Menteri Karto Kamid, ajudan istri menteri Sundari Kasiran, pengawal menteri Agus Riadi Pranoto, ajudan Menteri M. Mukmin Timoro, dan Sekretaris Menteri Agama Abdul Wadud Kasyful Anwar.

Seperti diketahui, KPK akhirnya menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji di Kementerian Agama. Dalam kasus ini, KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan hingga ke Arab Saudi.

Berkaitan dengan proses penyidikan penyelenggaraan haji di Kenterian Agama tahun anggaran 2012 dan 2013 sudah beberapa kali penyelidik dan penyidik KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan bahkan bahan dan data sudah dilakukan di Arab Saudi baik berupa dokumen maupun keterangan para pihak termasuk juga pejabat di Kementerian Agama.

Penyidik menjerat Suryadharma melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 uu 31/1999 jo 20/2001 tentang Pemberantasan jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 65 KUHP. Dari sangkaan pasal berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan kerugian negara, ada unsur pihak lain yang diuntungkan dalam konteks ini. Hingga saat ini KPK baru menetapkan satu orang tersangka yakni Suryadharma.

( Mahendra Bungalan / CN31 / SMNetwork )

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2014/07/21/210303/Dua-Anggota-DPR-Diperiksa-dalam-Kasus-Haji

Iklan

21 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: