KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Banding, Vonis Asmadinata Jadi Enam Tahun


SUARA MERDEKA – Sabtu, 19 Juli 2014

SEMARANG – Pengadilan Tinggi (PT) Semarang menambah hukuman satu tahun pidana penjara kepada mantan hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang Asmadinata, sehingga menjadi enam tahun.

Sebelumnya pada pengadilan tingkat pertama, terpidana kasus suap penanganan perkara korupsi dana perawatan mobil dinas Sekretariat DPRD Grobogan pada 2006-2007 itu divonis lima tahun dan denda Rp 200 juta dengan hukuman pengganti dua bulan kurungan.

Dalam putusan banding, Asmadinata juga didenda Rp 200 juta setara dua bulan kurungan. Sidang putusan banding itu dipimpin hakim PT Semarang Hardjono didampingi dua anggota, Aa Anom Hartanindita dan Dermawan S Djamian. Panitera Muda Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Negeri (PN) Semarang Heru Sungkowo menyatakan, banding terpidana Asmadinata itu telah diputus pada 30 Juni 2014.

”Hakim Pengadilan Tinggi Semarang sudah memutus banding Asmadinata. Berkasnya sampai sini (PN Semarang) pada 16 Juli,” tandasnya, Jumat (18/7). Sebagaimana diberitakan, Asmadinata dinilai melanggar Pasal 12 huruf (c) Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diperbarui dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001.

Terpidana itu merupakan salah satu hakim anggota yang mengadili mantan ketua DPRD Grobogan M Yaeni dalam perkara korupsi dana perawatan mobil dinas Sekretariat DPRD Grobogan pada 2006-2007. Perkara ini disidangkan di Pengadilan Tipikor Semarang pada 2012. Dalam persidangan terungkap Asmadinata tiga kali menemui Heru Kisbandono, saat itu hakim ad hoc Tipikor Pontianak yang juga kawan Yaeni.

Tidak Menolak

Asmadinata sudah mengetahui niat Heru yang berniat membicarakan perkara Yaeni. Namun, dia tidak menolak atau mencegah bertemu Heru. Heru menyampaikan permintaan keluarga Yaeni yang meminta keringanan hukuman.

Terpisah, Kuasa Hukum Asmadinata, Yoseph Parera membenarkan putusan banding dan telah menerima salinan putusannya dari Kepaniteraan Pengadilan Tipikor Semarang. Pihaknya menyatakan keberatan dengan putusan banding tersebut.

“Kami tetap keberatan atas putusan itu, ini akan kami koordinasikan dengan terpidana untuk menentukan langkah berikutnya sembari menunggu sikap jaksa KPK,” ungkapnya. (J17,J14-71)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/07/19/267882/Banding-Vonis-Asmadinata-Jadi-Enam-Tahun

19 Juli 2014 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: