KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Terbukti Salah Gunakan Wewenang – Andi Mallarangeng Dihukum Empat Tahun Penjara


SUARA MERDEKA.com – Jum’at, 18 Juli 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Andi Alifian Mallarangeng divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara proyek Pembangunan Lanjutan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Mantan Juru Bicara Presiden ini dipidana penjara selama 4 tahun ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Andi Alifian Mallarangeng terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagai dakwaan alternatif,” papar Ketua Majelis Hakim Haswandi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (18/7).

“Kedua menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa Andi Alifian Mallarangeng dengan pidana penjara selama 4 tahun dan pidana denda sebanyak Rp200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan selama 2 bulan,” paparnya.

Hakim menilai Andi melanggar pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 65 ayat (1) KUHP mengenai penyelenggara negara yang menyalahgunakan kewenangan dan memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Ketua Majelis Hakim Haswandi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (18/7) menilai Andi terbukti menyalahgunakan kewenangan karena lalai mengontrol dan mengawasi adiknya Andi Zulkarnaen Anwar alias Choel Mallarangeng dan stafnya yaitu mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram dan mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar.

Majelis juga menilai Andi yang memilih hanya mengerjakan bagian kebijakan Kemenpora dan bukan teknis membuat mantan Sesmenpora Wafid Muharam berakibat ditandatanganinya proyek P3SON Hambalang menggunakan tanda tangan Wafid Muharam.

“Padahal, seharusnya proyek yang bernilai lebih dari Rp50 miliar itu ditandatangani terdakwa selaku Menpora dan bertentangan dengan aturan. Perbuatan terdakwa mengakibatkan tidak terlaksanakan fungsi kontrol yang baik terhadap staf dan bawahan dan fungsi pengawasan,” jelas Haswandi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (18/7).

Majelis menyatakan, tindakan itu merugikan keuangan negara dengan nilai total Rp464,391 miliar.

Kerugian itu karena Hambalang mengalami total lost alias tidak dapat dipergunakan seluruhnya padahal Kemenpora sudah membayarkan dana kepada PT Yodya Karya selaku konsultan Perencana (Rp12,58 miliar), PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku konsultan manajemen konstruksi (Rp5,85 miliar), KSO Adhi Karya dan Wijaya Karta sebagai pelaksana jasa kontruksi (Rp453,27 miliar).

Hakim juga tidak meloloskan permintaan agar Andi membayarkan uang pengganti yang nilainya sebesar Rp2,5 miliar.

( Budi Yuwono / CN33 / SMNetwork )

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2014/07/18/210005/Andi-Mallarangeng-Dihukum-Empat-Tahun-Penjara

18 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: