KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Jero Wacik Diperiksa Delapan Jam


SUARA MERDEKA – Kamis, 17 juli 2014

  • Kasus Korupsi di Kementerian ESDM

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, merampungkan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.  Dia dimintai keterangan selama delapan jam dalam penyelidikan kasus penyimpangan anggaran di Kementerian ESDM.

Usai menjalani pemeriksaan, Jero Wacik mengaku banyak menjawab tidak tahu kepada penyidik terkait kasus korupsi di kementerian yang dia pimpin. Menurut dia, penyimpangan itu terjadi pada tahun 2010, sebelum dia menjabat Menteri ESDM.

“Saya memberi keterangan terkait penyelidikan dugaan pe­nyim­pangan dana di kementerian ES­DM dari tahun 2010 hingga 2013. Itu yang surat ini bunyinya se­perti itu. Saya menjelaskan tadi, ditanya 2010 tentu tidak tahu apa-apa, saya kan baru jadi menteri 2011 bulan Oktober,” kata Jero di Gedung KPK.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu kembali menegaskan, dia sama sekali tidak me­ngetahui penyimpangan yang terjadi di Kementerian ESDM. Ka­re­na dia baru menjabat Menteri ES­DM pada Oktober 2011.

“2011, Januari sampai Oktober nggak ada saya. Saya mulai ma­suk Oktober,” ujarnya.

Tugas Menteri

Kemudian penyidik kata Wa­cik, bertanya tentang struktur dan tugas pokok di Kementerian ES­DM. Termasuk beberapa Ditjen/­Kepala di bawah kendali Ke­men­terian ESDM. Wacik menyebut­kan beberapa Ditjen/­Kepala di ba­wah Menteri ESDM, antara lain, Ditjen Migas, Kelistrikan, Energi Terbarukan, Badan Diklat dan Kepala Badan Geologi.

“Kemudian apa tugas-tugas menteri, saya bilang mengkoordinasi, bagaimana membuat listrik yang banyak, bagaimana mendistribusikan listrik, itu. Minyak, gas, BBM, kalau kurang bagaimana caranya. Saya terangkan semua,” papar Wacik.

Selain tugas Menteri ESDM, Wacik menutur­kan, penyi­dik KPK juga bertanya se­putar ke­listrikan. Misalnya me­nge­nai ke­naik­an harga listrik be­berapa waktu lalu. “Bapak didemo ya?” Iya. “Mengapa didemo pak?”

Menurutnya, harga listrik harus naik tetapi bagi rumah tangga yang kebutuhannya hanya 450-900 watt tidak boleh dinaikkan. “Ada yang menuntut agar itu di­na­ikkan, saya nggak mau. Jadi yang sudah agak kaya, yang 1300 watt itu (dinaikkan),” ujar Wacik.

Dia juga sempat dikonfirmasi me­ngenai sejumlah nama yang di­sebutkan penyidik. Tapi Wacik me­nolak menyebutkan. (viva-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/07/17/267703

18 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: