KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Istri Suryadharma Dicecar soal Haji


SUARA MERDEKA – Kamis, 17 Juli 2014

JAKARTA – Wardhatul Asriah, istri mantan menteri Agama Sur­yadharma Ali diperiksa selama 6,5 jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu kemarin.

Dia mengaku dicecar mengenai keberangkatan ibadah haji ber­sama 33 orang kerabat dan kolega yang saat itu bersama-sama dengan Suryadharma pada 2012.

“Tadi sudah dikonfirmasi ke penyidik (soal fasilitas haji),”  kata Asri, sapaan Wardhatul ketika keluar dari gedung KPK.

Dia mengaku, pertanyaan yang diajukan penyidik seputar kasus yang menyeret suaminya. “Ya dita­nya soal haji,” ujar dia.

KPK memeriksa Wardhatul Asri­ah dalam penyidikan dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji tahun 2012-2013 di Kemen­terian Agama. Dia diperiksa untuk suaminya yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

”Wardhatul Asriah diperiksa sebagi saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.

Selain itu, lanjut Priharsa, pe­nyi­dik juga memeriksa Rendhika De­niardy Harsono yang juga me­nantu Suryadharma. Rendhika merupakan suami anak sulung Suryadharma, Kartika Yudhisti. ”Semua diperiksa sebagai saksi,” ujar Priharsa.

Sebagai Saksi

Lebih lanjut, dia menambah­kan, penyidik juga memanggil Wa­kil sekjen Partai Persatuan Pem­bangunan (PPP) Joko Purwanto. Ketua Umum Angkatan Mu­da Kabah – organisasi sayap PPP – diperiksa bersama istri Dea­sy Aryani Larasati.

”Semua diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SDA (Suryadharma Ali- red),” katanya.

Mereka masuk dalam rombongan haji yang dibawa oleh Suryadharma. Total rombongan itu seba­nyak 34 orang. Mereka keba­nyak­an kerabat dan koleganya.

Dalam rombongan itu mereka tak jelas tercatat sebagai apa. Apakah sebagai jamaah haji biasa atau dari kementerian yang didanai oleh APBN.

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Kepala Sub Direktorat Dokumen dan Perlengkapan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Suryo Panilih, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ke­men­terian Agama Srim Ilham Lubis, mantan ketua Teknis Urusan Haji (TUH) Jeddah M Syae­rozi Dhimyati, mantan kepala Sub Di­rektorat Biaya Penyelengga­ra­an Haji/Sekretariat Ditjen pe­la­yan­an Haji dan Umroh Khazan Fa­ozi. (J13-25,80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/07/17/267701

Iklan

18 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: