KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

400 Unit BlackBerry untuk Muluskan Anas


SUARA MERDEKA – Jum’at, 18 Juli 2014

JAKARTA – Guna memperlancar komunikasi antaranggota, para pendukung Anas Urbaningrum dibekali smartphone berupa BlackBerry (BB) saat Kongres Partai Demokrat, Mei 2010 lalu. Adanya pengadaan BB itu terungkap dalam sidang Anas Urbaningrum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (17/7).

Dalam sidang, saksi Ilham Idli yang menjabat Direktur PT Sarana Bangun Cipta mengakui dirinya mendapat pesanan pengadaan BB sebanyak 400 unit dari Muhammad Nazaruddin. Saat itu Anas tengah mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Demokrat. Pesanan BB diminta Nazar ke Ilham Idli, karena perusahaannya menjadi event organizer (EO) pemenangan Anas di kongres. ”Waktu pertemuan ketiga, Nazar bilang ada yang bisa iniin (sediakan) BB nggak,” kata Ilham. Ilham langsung meneruskan pesanan telepon genggam ini ke rekannya. BlackBerry yang dibeli per unitnya seharga Rp 2,2 juta. ”Besoknya saya ambil uang untuk beli BB 400 buah,” sambung Ilham menyebut setiap unit BB juga disertakan pulsa. Akhirnya 400 unit BB kemudian dibawa ke Hotel Garden Permata Bandung yang berdekatan dengan lokasi Kongres PD. Dalam kesaksian, Ilham diajak Nazar untuk menjadi EO. Nazar minta EO OPAPACI dari perusahaan Ilham untuk menyiapkan keperluan peserta kongres.

Permintaan Nazar ini disampaikan sebulan sebelum kongres. Ilham mengaku dikenalkan dengan Nazar oleh seseorang yang dia lupa namanya. Pembahasan kontrak dengan EO OPAPACI dilakukan di Apartemen Senayan City Residence yang disebut dalam dakwaan jaksa KPK sebagai posko tim relawan pemenangan Anas. Ditanggung Nazar Total biaya khusus terkait event organizer, menurut Ilham, mencapai Rp 2,015 miliar. ”Anggaran semua Rp 1,7 miliar totalnya. Ditambah adanya makanan selama acara dan tenda jadi Rp 2,015 miliar,” paparnya. Soal dana, keseluruhan biaya dibayar oleh Nazaruddin. Uang diambil di kantor Permai Group di Warung Buncit, Jaksel. ”Ada dari Bu Yuli (Yulianis), Bu Eva (Evita Ompita Soraya),” kata Ilham.

Sementara itu, saksi Pujiningtyas yang merupakan Direktris PT Bandung Excellent Dwitama Tours and Travel mengungkapkan pemesanan hotel untuk keperluan kader Demokrat. Pembayaran akomodasi hotel dilakukan Munadi melalui transfer bank. Saat itu, kata dia, Munadi meminta nomer rekening untuk mengirim uang pembayaran. Namun karena belum pernah berkomunikasi sebelumnya, Puji berinisiatif bertanya ke Pasya Sukardi yang memesan kamar di sejumlah hotel yang berdekatan dengan lokasi Kongres di Hotel Mansion. Munadi Herlambang dari PT Adhi Karya didakwa membayarkan biaya hotel sebesar Rp 1,007 miliar. Uang ditransfer secara bertahap ke rekening PT Bandung Excellent Tours and Travel BNI Cabang Asia Afrika.(D3-25,90)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/07/18/267826

Iklan

18 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: