KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

KPK Periksa Dua Tersangka Kasus Suap Bupati Bogor


SUARA MERDEKA.com – Selasa, 15 Juli 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua tersangka kasus suap terkait pengurusan izin Rancangan Umum Tata Ruang di kawasan Bogor, Puncak dan Cianjur. Mereka adalah Bupati Bogor Rachmat Yasin dan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor M Zairin.

“Mereka diperiksa sebagai tersangka,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Selasa (15/7).

Kasus ini berawal dari penangkapan Bupati Bogor Rachmat Yasin, M Zairinyang merupakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, dan pihak swasta daei BJA Franciskus Xaverius Yohan Yap terkait pengurusan izin Rancangan Umum Tata Ruang di kawasan Bogor, Puncak dan Cianjur. Dalam kasus ini, KPK menduga nilai uang yang diberikan terkait pengurusan izin ini mencapai Rp 4,5 miliar.

KPK menjerat Rachmat Yasin dengan pasal 12 huruf a atau b atau pasal 5 atau pasal 11 UU Tipdak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP. Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Jawa Barat ini menjadi tersangka penerima suap bersama Zairin.

Sedangkan pemberi suap FX Yohan Yap disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau 13 uu no 31 tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP.

( Mahendra Bungalan / CN31 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/07/15/209599

Iklan

16 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: