KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

KPK Juga Panggil Wakil Sekjen PPP dan Istri


SUARA MERDEKA.com – Rabu, 16 Juli 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Selain memeriksa istri dan menantu Suryadharma Ali, Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) juga memanggil Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Joko Purwanto. Ketua Umum Angkatan Muda Kabah, organisasi sayap PPP ini diperiksa bersama sang istri Deasy Aryani Larasati.

“Mereka diperiksa sebagai saksi,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Rabu (16/7).

Diketahui, Rendhika dan Ivan disebut-sebut ikut rombongan Haji bersama Suryadharma saat masih menjabat Menteri Agama.

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Kepala Sub Direktorat Dokumen dan Perlengkapan Haji Dalam Negeri Kemenag Suryo Panilih, Mantan Kepala Sub Direktorat Biaya Penyelenggaraan Haji/Sekretariat Ditjen pelayanan Haji dan Umroh Khazan Faozi, Kepala Sub Direktorat Akomodasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Subhan Cholid, dan Kepala Sie Pendaftaran Siskohat Kemenag Nurcholis.

Kemudian Mantan Kepala Bagian Siskohat Kemenag Amin Akas, Mantan Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Ariyanto, dan sekretaris mantan Menag Abdul Wadud Kasyful Anwar. Namun Wadud yang menjalani pemeriksaan selama delapan jam tidak berkomentar saat ditanya soal pemeriksaannya.

Seperti diketahui, KPK akhirnya menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji di Kemenag. Dalam kasus ini, KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan hingga ke Arab Saudi.

Berkaitan dengan proses penyidikan kasus ini sudah beberapa kali penyelidik dan penyidik KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan bahkan bahan dan data sudah dilakukan di Arab Saudi baik berupa dokumen maupun keterangan para pihak termasuk juga pejabat di Kemenag.

Penyidik menjerat Suryadharma dengan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU 31/1999 jo 20/2001 tentang Pemberantasan jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 65 KUHP. Dari sangkaan pasal berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan kerugian negara, ada unsur pihak lain yang diuntungkan dalam konteks ini. Hingga saat ini KPK baru menetapkan satu orang tersangka yakni Suryadharma.

( Mahendra Bungalan / CN33 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/07/16/209733

16 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: