KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kasus PNPM Coba Suap Kajari


PATI EKSPRES – Rabu, 16 Juli 2014
  • Kajari Blora Berang dan Berjanji Tuntaskan Perkara Korupsi PNPM

Kasus PNPM Coba Suap Kajari

 fasiliator PNPM

 

BLORA – Keseriusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora mengusut tuntas dugaan korupsi penyimpangan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) senilai miliaran rupiah, benar-benar membuat pihak Fasilitator Kabupaten (Faskab) PNPM Blora ketakutan. Terbukti secara diam-diam, mereka mencoba merayu tim penyidik Kejari setempat untuk menghentikan kasus korupsi tersebut.

Sebab tim Kejari tengah membidik dugaan penyelewengan dana PNPM di Kecamatan Randublatung. Selain itu, tak menutup kemungkinan pengelolaan PNPM semua kecamatan juga akan diblejeti oleh tim penyidik setempat.  Karena itu, pihak Faskab PNPM Blora nekat mendatangi kantor Kejari Blora, Selasa (15/7) kemarin. “Jelas maksud kedatangan mereka untuk menghalang-halangi proses penyidikan kasus PNPM ini,” tegas Kepala Kejari (Kajari) Blora Mohamad Djumali SH.

Djumali mengatakan,  Faskab PNPM Blora yang diketahui bernama Dewi mendatangi kantor Kejari tanpa diundang. Mereka berupaya memaparkan inti kedatangannya, agar kasus dugaan penyelewengan dana PNPM yang diduga menjerat beberapa ketua kelompok PNPM dihentikan. Salah satunya dugaan kasus PNPM di Desa Bangklean, Kecamatan Jati agar tidak ditindaklanjuti Kejari.

“Tidak bisa begitu dan ada prosedurnya, mereka mengembalikan barang-barang atau dana yang difasilitasi Negara yang diduga digelapkan tersebut setelah terbukti di meja hijau. Jadi kalau urusan mengembalikan barang tersebut bukan sama saya tapi nanti dalam hasil persidangan,” papar Djumali.

Djumali mengaku mendapatkan informasi jika ada ketua kelompok yang melakukan pengelapan barang atau dana, maka mereka selalu dilindungi oleh para Faskab PNPM itu. “Bisa jadi modus mengembalikan barang atau uang seperti ini sudah lama dilakukan, apalagi kasus ini sudah terjadi sejak tahun 2009 silam. Jika selama ini terjadi seperti ini, sama saja wajah hukum dipermainkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewi selaku Faskab PNPM Blora saat dikonfirmasi wartawan terkait maksud kedatangan dirinya ke menemui Kajari Blora tersebut, juga tidak bergeming. Bahkan cenderung diam dan menolak untuk memberikan komentar dan enggan menyebutkan identitasnya. “Kutuk marani sunduk, datang kesini dengan maksud seperti itu sama dengan bunuh diri, memangnya kita instansi apaan,” kata Djumali dengan nada tinggi.

Sekedari diketahui, Kejari Blora kini sudah mengantongi surat penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana PNPM di Kecamatan Jati. Sebelumnya, Kejari setempat telah memanggil sebanyak 200 ketua kelompok PNPM di Kecamatan Randublatung. Saat ini, ada 3 kecamatan yang telah dibidik Kejari Blora, yakni Kecamatan Randublatung, Jati dan Kradenan.

Djumali juga berjanji untuk menyelesaikan kasus penyimpangan dana PNPM di Kabupaten Blora agar menjadi pioner di Provinsi Jawa Tengah. “Agar tidak ada lagi PNPM di Jawa Tengah seperti di Blora yang bermasalah, saya sudah berkordinasi dengan PNPM Provinsi Jataeng untuk menyelesaikan kasus ini,” pungkasnya. (feb)

Sumber : http://www.patiekspres.co/2014/07/kasus-pnpm-coba-suap-kajari/

Iklan

16 Juli 2014 - Posted by | BLORA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: