KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Diperiksa 1 Jam, Rina Tak Ditahan


SUARA MERDEKA – Selasa, 15 Juli 2014

  • Perkara Segera Dilimpahkan

SEMARANG – Usai menjalani pemeriksaan selama lima jam sejak pukul 09.30 hingga 14.30 di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Rina Iriani yang diperkirakan bakal ditahan karena berkas perkara sudah lengkap, masih melenggang bebas. Pekan lalu, Rina tak hadir memenuhi panggilan akibat sakit gangguan pencernaan yang dideritanya.

Mantan bupati Karanganyar itu bersama tim kuasa hukum enggan berkomentar soal pemeriksaan, Senin kemarin. Salah satu pengacara, M Taufik pun tak banyak bicara. ”Hari ini normatif administratif saja sebagai warga yang taat hukum kita memenuhi panggilan.

Yang penting kami kooperatif,” ujar Taufik. Mengenai materi pemeriksaan, Rina maupun pihak kuasa hukum juga tak bicara lebih jauh. Rina yang mengenakan busana berwarna hijau lumut dan kerudung hitam itu hanya mengumbar senyum tanpa sepatah kata pun diucapkan. ”Maaf tidak ada konferensi pers ya. Kita kan lagi puasa, kalian (wartawan) semua puasa juga kan. Jadi tolong hormati. Pokoknya normatif saja, Bu Rina juga bukan artis yang sok mau bilang no comment, silakan saja ke penyidik,” kata Taufik.

Rina bersama pengacara dan kerabatnya pun buru-buru masuk ke dalam mobil Kijang Innova warna hitam B -1695-AS. Terkait pemeriksaan ini, Rina terjerat dalam dua kasus yakni dugaan korupsi subsidi perumahan Griya Lawu Asri (GLA) dari Kementerian Perumahan Rakyat dan dalam perkara pencucian uang.

Sudah Lengkap

Dia diduga menyamarkan harta kejahatan dari hasil korupsi di luar Harta Kekayaan Negara yang telah dilaporkan. Dua kasus itu akan dijadikan dalam satu berkas sekaligus dan oleh penyidik telah dinyatakan lengkap. Sementara itu, Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejati Jateng Jacob Hendricks Pmelalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Eko Suwarni menyatakan, kuasa hukum Rina mengajukan permohonan tidak ditahan.

Mereka beralasan kliennya cukup kooperatif, tidak akan melarikan diri dan tidak mempersulit pemeriksaan. ”Sudah lengkap dan langsung dilimpahkan ke JPU Kejari Karanganyar dan secara aturan, jaksa penuntut berhak menentukan tersangka bisa ditahan atau tidak. Pihak kuasa hukum sudah mengajukan permohonan (tidak ditahan).

Tapi intinya perkara ini segera dilimpahkan ke pengadilan,” terang Eko Suwarni. Lebih lanjut ditegaskan, pihak pimpinan Kejati Jateng pun meminta supaya secepatnya perkara ini bisa dilimpahkan. Dengan tim jaksa penuntut sebanyak lima orang dari Kejari Karanganyar dan Kejati Jateng, diharapkan kasus ini bisa segera disidangkan di pengadilan. ”Ketentuannya maksimal 20 hari segera dilimpahkan.

Tapi pimpinan minta secepatnya dan sudah ada lima orang tim JPU dari Kejati dan Kejari ini supaya administrasi bisa lebih mudah,” imbuhnya. Sementara itu Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng menilai pihak Kejaksaan memberikan perlakuan istimewa terhadap tersangka Rina Iriani. Menurut Sekretaris KP2KKN Eko Haryanto, seharusnya Rina ditahan.

”Kejaksaan seharusnya jangan pilih-pilih karena di muka hukum semua sama. Tidak hanya orang biasa tapi juga para pejabat yang korupsi atau mantan pun harus diperlakukan sama,” kata Eko. Dia menambahkan, kali ini kejaksaan dinilai keterlaluan dan tidak jelas arah serta tujuan dalam pemberantasan korupsi.

Adanya intervensi dalam berbagai bentuk membuat kinerja dalam penyelesaian kasus korupsi khususnya yang melibatkan tersangka Rina menjadi terhambat. Dengan dikabulkannya permohonan kuasa hukum Rina untuk tidak ditahan, juga memperlihatkan ketidakseriusan dalam pemberantasan korupsi. ”Kejati tidak serius dalam hal ini. Tersangka memiliki kesempatan kuat untuk mempengaruhi para saksi,” paparnya. (J14,J17-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/07/15/267429

Iklan

16 Juli 2014 - Posted by | KARANGANYAR, KP2KKN DALAM BERITA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: