KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Hukuman Mantan Rektor Unsoed Jadi Empat Tahun


SUARA MERDEKA – Senin, 14 Juli 2014

  • Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR PT Antam

SEMARANG- Pengadilan Tinggi (PT) Jateng memperberat hukuman mantan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Edy Yuwono, mantan Pembantu Rektor IV Budi Rustomo, dan Kepala UPT Percetakan Winarto Hadi. Ketiganya divonis empat tahun penjara.

Hukuman terhadap ketiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) PT Aneka Tambang (Antam) tahun 2011 yang dikelola Unsoed itu lebih berat di­bandingkan putusan Penga­dil­an Tipikor Semarang yang menjatuhkan pidana kurungan dua tahun enam bulan.

Dalam amar putusan perkara banding tersebut, hakim PT juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara. Rin­cian­nya, Edy Rp 133,7 juta, Budi Rp 81,3 juga (diperhitungkan dengan jumlah uang pengganti yang disetorkan), dan Winarto Rp 135,2 juta.

Jika uang pengganti tak dibayar paling lama satu bulan sejak putusan banding dikeluarkan, maka harta benda para terdakwa akan disita.

Fasilitas Tidak Ada

Panitera Muda Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Tipikor Semarang Heru Sungkowo mengatakan, pihaknya telah menerima salinan putusan PT Jateng.

”Benar, putusan banding sudah turun. Hukuman jadi empat tahun,” jelasnya.

Seperti diberitakan, Unsoed menerima dana CSR dari PT Antam Rp 5,85 miliar. Dana itu semestinya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat di kawasan bekas tambang di Desa Munggangsari, Kecamatan Gra­bag, Purworejo. Pember­da­yaan itu berupa pengembangan perta­nian, peternakan, dan peri­kanan terpadu.

Namun, berita acara kegiatan tak sesuai dengan kenyataan. Berdasarkan investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng, fasilitas yang tidak ada di antaranya gudang pakan, sumur peternakan itik, kandang bibit sapi, bak air, biosida, kamar mandi umum, dan kolam ikan.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengapresiasi putusan PT Jateng.

”Ini hal bagus. Mereka layak dihukum lebih berat,” tandasnya.

Boyamin menyebutkan, alangkah baiknya apabila koruptor dihukum setidaknya 10 tahun atau diperlakukan sama seperti pelaku kejahatan terorisme dan narkoba. (J17,J14-59)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/07/14/267340

13 Juli 2014 - Posted by | BANYUMAS - PURWOKERTO

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: