KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kepala DPU Ditahan Kasus Road Race Cacaban


SUARA MERDEKA – Jum’at, 06 Juni 2014

SLAWI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal, Sudaryono ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi, kemarin. Penahanan dilakukan setelah Satreskrim Polres Tegal melimpahkan berkas hasil penyidikan kasus dugaan korupsi proyek Road Race Cacaban yang sudah dinyatakan lengkap (P21). Sudaryono dalam kapasitasnya sebagai mantan Kabid Cipta Karya DPU ditahan bersama dua tersangka lain, Roelly Rizstyo Priyono, staf Dinas Koperasi UKM dan Pasar, serta Husni Raharjo, mantan Kepala UPTD Cacaban yang kini menjabat sebagai Lurah Kagok. Kajari Slawi, Azwar menjelaskan, pertimbangan penahanan ketiga tersangka untuk mempermudah proses penuntutan agar lancar dan cepat. ‘’Ada kekhawatiran tersangka menghilangkan barang bukti serta menghindar dari persidangan atau melarikan diri,’’tegasnya.

Dalam waktu dekat, kata Azwar yang didampingi Kasi Pidsus, Wahyu Hidayat, pihaknya segera menyusun surat dakwaan untuk persidangan di Pengadilan Tipikor, Semarang. Ketiga tersangka kini dititipkan di LPTegalandong. Kecerobohan Menurut Kajari, ketiga tersangka bertanggung jawab atas proyek senilai Rp 1,8 miliar tahun anggaran (TA) 2008. Dalam kasus itu, negara dirugikan Rp 458 juta. ‘’Ketiga tersangka merupakan pejabat pemeriksa. Ada dugaan kecerobohan dalam menghitung volume hasil pekerjaan,’’jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Tegal AKBPTommy Wibisono melalui Kasatreskrim AKP Yusi Andi Sukmana menegaskan, jumlah tersangka bisa bertambah. ‘’Kami akan terus mengusut pihak-pihak yang terkait, termasuk pengguna anggarannya.’’ Dalam kasus itu, pihaknya telah menetapkan lima tersangka. Dua tersangka lain, pelaksana proyek PT Koba, Ali Mukhson Mawardi dan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), Sudori. Ketua LSM Jaringan Independen Pemantau Pelayanan Publik (JIPP), Dedi Sp, mendesak Kejari ataupun Polres Tegal untuk tidak berhenti pada ketiga tersangka yang ditahan. ‘’Proses hukum harus jalan terus, karena kasus tersebut tentu melibatkan banyak pihak. Bagaimana proses pelaksanaannya sampai timbul kerugian negara tentu saja banyak campur tangan, terutama pengguna anggaran,’’ tegasnya. (G12-49)

Sumber :  http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/06/263587

 

12 Juli 2014 - Posted by | SLAWI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: