KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Moch Salim Ajukan Banding


SUARA MERDEKA – Kamis, 10 Juli 2014

SEMARANG – Bupati nonaktif Moch Salim mengajukan banding dalam perkara korupsi dana APBD Rembang 2006-2007 terkait penyertaan modal PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) sebesar Rp 25 miliar. Sebelumnya, Salim divonis dua tahun penjara serta denda Rp 100 juta setara enam bulan kurungan dalam sidang korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (25/6).

Menurut Salim, tim penasihat hukumnya segera menyusun memori banding apabila salinan putusan perkaranya pengadilan sudah diterima dari pengadilan. Hingga kini, ia baru mencatat secara lisan putusan majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto dan belum menerima berkasnya. Keputusan banding ini diambil karena dirinya merasa kecewa atas putusan hakim yang tidak sesuai dengan fakta dalam persidangan.

”Selama ini ada sidang-sidang ya percuma, keputusannya kabur dan tidak jelas. Lucu sekali, seandainya keputusannya adil mestinya saya dibebaskan,” tandasnya saat ditemui di Lapas Kelas I Kedungpane Semarang, Rabu (9/7), di sela-sela pencoblosan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Salim menilai perkaranya itu sebenarnya masuk ke ranah perdata dan administrasi. Sebagai bupati, ia bukanlah yang melakukan transaksi pencairan dana untuk penyertaan modal.

Masalah Administrasi

”Duitnya di mana, saya juga tidak tahu. Putusan itu bukan dari nurani majelis hakim, tapi ada tekanan,” jelasnya. Kepada wartawan, Salim turut menyoroti penegakan hukum yang mengesankan ada pemesanan dalam kasus-kasus dugaan korupsi.

”Hampir 80 persen sebagian terpidana korupsi di sini (Lapas Kedungpane-red) karena persoalan administrasi. Sebagian dari mereka resah, karena perkaranya merupakan pesanan dari pihak tertentu,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Salim dinyatakan salah melanggar pasal 3 Undang-Undang (UU) No 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Putusan pidana dua tahun itu lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa Slamet Margono selama 2,5 tahun penjara serta denda Rp 100 juta setara enam bulan. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng Babul Khoir Harahap menyatakan, pihaknya siap menghadapi terpidana Salim apabila mengajukan banding. (J17, J14-90)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/07/10/266974

10 Juli 2014 - Posted by | REMBANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: