KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Terdakwa YHS Punya 20 Buku Tabungan


KORAN ORBIT.COM – Rabu, 02 Juli 2014

Medan-ORBIT: Salah satu terdakwa dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Yudi Hasmir Siregar (YHS) memiliki 20 buku tabungan yang berbeda-beda. Ini terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (2/7) sore.

“Saat kita lakukan penggrebekan dari ruko (rumah toko) milik terdakwa Yudi. Kita temukan 20 buku tabungan yang tersimpan dalam sebuah tas di ruang kerjanya,” tandas saksi dari personil Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Arvendra Cahyadi yang dibenarkan oleh dua rekannya yakni Ono dan Dendi Susanto.

Buku tabungan itu, lanjut saksi, seperti dari Mandiri, BTN, BRI, BCA dan lain-lain dengan rekening masing-masing. Rata-rata kepemilikan tabungan ATM itu atas nama terdakwa Yudi.

“Kita tidak tahu, bisa saja para terdakwa ini melakukan transfer uang melalui rekening,” sebut saksi yang menambahkan kalau para terdakwa merupakan jaringan internasional.

Selain menemukan uang sebesar Rp239 juta saat melakukan penggrebekan di ruang kerja Yudi, petugas juga menemukan uang di dalam Mobil Pajero milik terdakwa Martunis.

“Tapi saya lupa berapa jumlahnya. Kami sempat nanya ke Martunis itu uang apa, jawabannya berubah-ubah. Pertama dibilang uang setoran, kedua dibilangnya uang bosnya. Martunis katanya kerja di showroom,” terang saksi.

Sementara itu, saksi Dendi menuturkan kalau terdakwa Yudi berprofesi sebagai pengacara. “Setahu kami, Yudi kerjanya pengacara. Kami melihat adanya Biro Jasa di ruko Yudi,” tutur Dendi.

Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim diketuai Dwi Dayanto SH inipun menunda persidangan hingga tanggal 7 Juli 2014 dengan agenda mendengarkan saksi meringankan terdakwa.

Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lila, kedua terdakwa yakni Martunis alias Tunis dan Yudi Hasmir Siregar melakukan transaksi melalui transfer dari beberapa bank dan dijerat dengan Pasal 3 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) aktif.

Sebelumnya, kedua terdakwa sudah dihukum bersalah oleh majelis hakim karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu sebanyak 6,5 Kg dan pil ekstasi 47 butir hasil tangkapan Badan Nasional Narkotika (BNN) Pusat.

Terdakwa Yudi Hasmir Siregar dan Martunis ditangkap 29 Mei 2013 lalu di Jalan Kolonel Sugiono/Wajir Kecamatan Medan Maimun. Kemudian pihaknya melakukan pengembangan.

Dari hasil penggeledahan di lokasi kejadian, petugas menemukan kunci kamar Hotel Grand Elite tempat tersangka menginap dan di dalam kamar nomor 436 itu tersangka Hendra Darma telah berada di dalam kamar dan menemukan kembali sabu-sabu seberat 0,8 gram serta alat hisap sabu.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di kamar nomor 438 dan menyuruh tersangka Martunis untuk membuka Sefty Box di dalam kamar tersebut. Di dalam Sefty Box tersebut ditemukan, narkotika berupa tablet berwarna merah berlogo ‘Superman’ sebanyak 8 butir, tablet warna biru berlogo ‘LV’ sebanyak 6 butir, satu bungkus sabu seberat 1,47 gram dan alat hisap bong, 2 pipa kaca. Martunis alias Tunis merupakan mantan napi Tanjung Gusta yang telah bebas beberapa bulan lalu.

Sumber : http://www.harianorbit.com/terdakwa-yhs-punya-20-buku-tabungan/

Iklan

3 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: