KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Korupsi Bansos Keagamaan Kendal: Kasubsi Agama Kendal Divonis 1,8 Tahun


PATI EKSPRES  – Kamis, 03 Juli 2014

SEMARANG – Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Agama Pendidikan dan Budaya Pemerintah Kabupaten Kendal, Ahmad Rikza, divonis satu tahun delapan bulan penjara. Kasus yang menyeret Rikza yakni perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Kendal tahun 2010 senilai Rp 1,3 miliar.

Vonis tersebut dijatuhkan Majelis Hakim yang diketuai Erentuah Damanik didampingi Hakim Anggota, Jhon Halasan Butarbutar dan Agus Priyadi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Selasa (2/7) kemarin. Selain pidana badan, pria warga Desa Penanggulan RT 02 RW 02, Kecamatan Pegandon, Kendal, tersebut juga didenda sebesar Rp 50 juta. Ketentuannya, jika tidak membayar harus diganti dengan hukuman satu bulan kurungan. Pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara tidak dibebankan ke terdakwa Rikza.

Menurut Hakim, terdakwa Rikza tidak terbukti menikmati uang. “Pidana uang pengganti kerugian negara  akan dihitung dan dibebankan kepada terdakwa lain (mantan Bupati Kendal Siti Nurmarkesi, red),” paparnya. Hal memberatkan terdakwa sesuai pertimbangan majelis hakim, perbuatan terdakwa merupakan extra ordinary crime yang harus diberantas pemerintah. Selain itu, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan mengakibatkan kerugian negara. “Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan, mempunyai tanggungan dalam keluarga, dan belum pernah dihukum.”

Hakim berpendapat, perbuatan Rikza seusai dengan dakwaan subsider. Yakni Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2011 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Menanggapi vonis Majelis Hakim, terdakwa Rikza langsung menyatakan mengambil langkah hukum banding, setelah berkonsultasi dengan Penasehat Hukumnya, Agus Surono. “Saya banding yang mulia,” kata Rikza kepada Majelis Hakim.

Berbeda dengan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kendal, Maliki. Jaksa menyatakan sikap pikir-pikir selama satu minggu. Pasalnya vonis Majelis Hakim lebih rendah dari tuntutannya, yang menuntut terdakwa Ahmad Rikza dengan pidana dua tahun enam bulan penjara.

Sebelumnya, dua terdakwa lain Kabag Kesra Setda Kabupaten Kendal Abdurrohman dan Bendahara Bagian Kesra Siti Romlah divonis berbeda. Terdakwa Abdurrohman, dipidana penjara selama dua tahun dan denda sebesar Rp 50 juta. Ketentuannya jika tidak membayar harus diganti hukuman penjara selama satu bulan.

Bendahara Bagian Kesra Siti Romlah, divonis lebih rendah tujuh bulan, yakni pidana penjara selama satu tahun tiga bulan. Denda yang harus dibayar Rp 50 juta atau setara satu bulan penjara.  (ris)

Sumber : http://m.patiekspres.co/2014/07/kasubsi-agama-kendal-divonis-18-tahun/

Iklan

3 Juli 2014 - Posted by | KENDAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: