KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Bantuan Disunat, Penyandang Difabel Lapor KPK


SUARA MERDEKA – Rabu, 11 Juni 2014

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto menerima laporan dari Kelompok Penyandang Disabilitas. Laporan itu terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam sejumlah fasilitas yang seharusnya diterima para penyandang cacat. ’’Misalnya pemotongan bantuan untuk orang dengan kecacatan, pemotongan dana penambahan gizi untuk anak berkebutuhan khusus, pemotongan dana pelatihan, dan pemberian bantuan alat kerja,’’ kata Bambang di Jakarta, Selasa, (10/6).

Dia menjelaskan, dugaan korupsi itu dilaporkan sekitar tujuh organisasi kelompok penyandang disabilitas, antara lain: Bilic (Bandung), PPDI (NTB), LK3AD (NTB), HWDI (Makassar dan Lombok Tengah), SAPDA (Yogyakarta), dan Yayasan Mitra (Jakarta). ’’KPK agak syok juga mengetahui, dana untuk fasilitas mereka di korupsi. Misalnya, ada dana jaminan hidup bagi orang dengan kecacatan berat, juga dikorupsi,’’ imbuh Bambang. Dia menyayangkan minimnya perhatian pemerintah terhadap penyandang cacat. Padahal menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penyandang cacat di Indonesia mencapai sekitar 12-14 persen dari keseluruhan penduduk.

Bantuan Disunat Direktur Utama Bandung Independen Leaving Center, Yuyun Yuningsih mengungkapkan, ada sejumlah program soal penyandang cacat yang diduga terdapat penyelewengan dalam pelaksanaanya. Salah satunya: pemberian Rp 300 ribu setiap bulan bagi penyandang cacat berat. Uang yang diberikan setiap tiga bulan dan sudah dijalankan sejak tahun 2005 itu diduga dipotong lebih dulu. ’’Nyatanya ada pungli pemotongan. Seharusnya Rp 900 ribu, bisa dipotong Rp100 ribu,’’ kata Yuyun.

Selain itu, Yuyun mengungkapkan 25 program bantuan lainnya yang dilaporkan ke KPK karena diduga dikorupsi, termasuk bantuan sosial dari sejumlah Kementerian. Menurutnya, penyelewengan dana bantuan itu harus diusut secara tuntas, karena membuat kaum disabilitas terus terpinggirkan. Dilanjutkan Yuyun, setelah melakukan diskusi dengan KPK, ia dijanjikan kasusnya akan dikaji serius dan tuntas. (viva-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/11/264113

Iklan

2 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: