KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Polda Didesak Periksa Bupati Labuhanbatu


KORAN ORBIT – Selasa, 01 Juli 2014

Medan-ORBIT: Dugaan korupsi di Dinas Bina Marga, Pengairan, Pertambangan dan Energi Labuhanbatu mencuat ke permukaan. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) didesak memeriksa Bupati Tigor P Siregar yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus itu mencuat setelah Satuan Mahasiswa Generasi Muda Peduli Tanah Air (Satma Gempita) membeberkannya kepada Harian Orbit, Senin (30/6).

Melalui Sekretaris Gempita Sumut Syaifuddin Lubis SE, dugaan korupsi itu dibeberkan bersamaan dengan gambar-gambar pengerjaan proyek dengan total anggaran lebih kurang Rp7,7 miliar.

Syaifuddin membeberkan, proyek pengadaan tiang listrik dan lampu penerangan jalan sepanjang 9 Km di Jalan Adam Malik By Pass Kota Rantauprapat.

Proyek yang dikerjakan PT Master Coy dengan APBD 2013 senilai Rp3.954.000.000,- itu diduga terjadi tindak pidana korupsi.

Hasil investigasi di lapangan, Gempita menemukan satu tapak tiang lampu ganda tidak dilengkapi dengan tiang dan lampu. Jumlah tiang lampu ganda hanya terdapat 66 unit, tiang lampu tunggal berjumlah 111 unit.

“Menurut keterangan saudara Senang selaku PPK Dinas Cipta Karya Labuhanbatu di awal pengerjaan jumlah tiang ganda 69 unit dan tiang lampu tunggal 110 unit. Spesifikasi tapak pondasi kedalaman 110 x P50 x L50 cm, tapak dudukan dasar Tebal 30 cm x L50 x P50, tapak dudukan atas Tebal 10 x P40 x L40 cm, panjang angker 150 cm,” jelas Syaifuddin.

Selain itu pengecoran tapak sebagai pondasi tidak mencapai ukuran spesifikasi yang telah ditentukan. Tiang yang digunakan tidak berlisensi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan jumlah tiang unit yang direncanakan tidak sesuai dengan jumlah realisasi di lapangan.

Polda Turun ke Lokasi

Selain proyek itu, Syaifuddin juga membeberkan proyek lain yang terindikasi korupsi. Yakni proyek rabat beton sepanjang 1.290 meter, lebar 4 meter, tebal 45 cm, dan besi tikar 6 mm di Desa Pasar III Labuhan Bilik Panai Tengah.

Proyek yang dikerjakan PT Yuda Karya dengan anggaran senilai Rp3.817.200.000 diduga terjadi tindak pidana korupsi.

Kata Syaifuddin, pada pengerjaan terlihat di sisi kiri-kanan badan jalan dilakukan pembuatan parit sedalam 15 sampai 20 cm sebagai pondasi bibir jalan mengakibatkan volume badan jalan tidak mencapai ketebalan 45 cm.

“Proyek ini diduga melibatkan Bupati Tigor Panusunan Siregar. Kami mendesak Polda Sumut memeriksa Bupati Tigor untuk dimintai pertanggungjawabannya,” tegas Syaifuddin.

Kata Syaifuddin, mengarahnya kasus itu ke Bupati Tigor dikarenakan, jika dicermati sangat kental faktanya bupati sebagai nakhoda yang memegang otoritas penuh dengan power facility seiap mengambil keputusan.

“Kita menduga ada intervensi Bupati terhadap PPK dan bawahan lainnya dalam pengarahan pengerjaan proyek meski ditenderkan. Tekanan bupati juga mempengaruhi kinerja PPK,” kata Syaifuddin.

Kasus ini juga sudah dibawa ke Mapolda Sumut Jumat (27/6). Meski belum membeberkan secara rinci proyek yang terindikasi korupsi, dalam aksi itu massa meminta Polda Sumut segera turun ke lokasi untuk melakukan penelusuran.

Aksi itu diterima salah satu petugas SPKT Poldasu, AKP A Siregar. Pamen Polda itu mengatakan pihaknya akan menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada Kapoldasu.

Sementara konfirmasi dari Pemkab Langkat terkait tudingan itu terkesan enggan memberikan tanggapan. Seketaris Dinas Cipta Karya H Zulkarnaen menbenarkan pengerjaan rabat beton yang dikerjakan rekanan di Labuhan Bilik Kecamatan Panai Tengah merupakan gawean Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Labuhanbatu.

“Benar, itu pekerjaan rabat beton yang di Labuhanbilik pekerjaan dari dinas kita,” ujar Zulkarnaen melalui seluler Senin (30/6).

Disinggung dugaan korupsi itu, Zulkarnaen enggan memberi tanggapan. “Kalau itu saya tidak berani, coba tanya langsung sama kadis,” ungkapnya.

Sedangkan Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Mas’ud, saat dikonfirmasi melalui seluler ke nomor 081361739XXX tidak menanggapi sambungan telepon dan pesan yang terkirim. Or-04

Sumber : http://www.harianorbit.com/polda-didesak-periksa-bupati-labuhanbatu/

1 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: