KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kasus Biak, KPK Panggil Pejabat Kementerian PDT


SUARA MERDEKA.com – Selasa, 01 Juli 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua petinggi Kementerian Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) terkait penyidikan kasus dugaan dengan perkara suap proyek tanggul laut di Biak Numfor.

Hari ini, KPK memanggil Deputi 1 Kementerian PDT Suprayoga Hadi dan Asisten Deputi Urusan Daerah Rawan Konflik dan Bencana Simon.

“Keduanya diperiksa sebagai saksi,” ujar  Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Selasa (1/7).

Selain itu, penyidik juga memanggil karyawan Citra Valas Pasar Baru Elis dan karyawan Dolarindo Cahyo. Namun, Priharsa tidak menjelaskan kaitan keempat saksi dalam penyidikan kasus ini.

Dalam penyidikan kasus ini, KPK juga sudah melakukan penggeledahan di ruangan Deputi 1 PDT.KPK menetapkan Bupati Biak sebagai tersangka kasus dugaan suap untuk mendapatkan proyek penanggulangan bencana pembuatan tanggul laut. Selain Yesaya, KPK juga menetapkan Teddy Renyut dari pihak swasta sebagai tersangka.

Yesaya dijadikan tersangka karena menerima uang dari Teddy. Kepada Yesaya, KPK menerapkan Pasal 12 a atau b atau Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Teddy, selaku pemberi suap dikenakan Pasal 5 ayat 1 a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun uang yang diterima Yesaya dari Teddy selaku penyuap sebesar 100.000 dolar Singapura terdiri dari 6 lembar 10.000 dolar Singapura dan 40 lembar 1.000 dolar Singapura. Seperti diektahui, kasus ini bermula saat KPK menangkap Bupati Biak di Hotel Akasia, Jakarta Pusat, Senin (16/6) lalu.

Yesaya ditangkap bersama seorang pengusaha berinisial Teddy Renyut dengan Yunus Saflembolo yang merupakan Kepala Dinas Penanggulangan Bencana di Kabupaten Biak. Selain ketiganya, KPK juga menggelandang dua supir dan seorang ajudan.

( Mahendra Bungalan / CN39 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/07/01/207884

Iklan

1 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: