KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Hukuman Mati Pantas Untuk Akil Mochtar


SUARA MERDEKA.com – Selasa, 01 Juli 2014

JAKARTA, suaramerdeka.com – Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun, berpendapat kalau Akil sebenarnya memenuhi syarat divonis mati.

“Saya kira Pak Akil memenuhi segala syarat untuk dihukum maksimal. Alasan hukuman maksimal hukuman mati misalnya maka sesungguhnya itu pun memenuhi syarat,” ujar Refly di Jakarta, Selasa (1/7).

Dia menandaskan, vonis mati diberikan dengan pertimbangan kondisi. Salah satunya adalah dalam krisis ekonomi dan lain-lain yang melanda suatu negara. Setidaknya ada beberapa faktor yang menurut Refly Akil layak dijatuhi vonis maksimal.

Pertama, Akil adalah petinggi hukum. Sebagai ketua MK, Akil seharusnya memberikan contoh pelaksanaan hukum yang bersih dan berwibawa. Kedua, perbuatan Akil meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi hukum. Ketiga, Akil merugikan keuangan negara.

“Siapa bilang dia tidak merugikan keuangan negara ?. Dengan adanya putusan yang bisa diputar balik sama dia, maka sesungguhnya dia telah banyak merugikan keuangan negara. Karena Pilkada sesungguhnya tidak ternilai kerugian negara,” tegasnya.

Refly menegaskan, tTidak hanya dari segi biaya tapi segi pembangunan demokrasi juga dirugikan. “Yang menang menjadi kalah yang kalah jadi menang,” katanya.

Refly mencontohkan Pilkada Palembang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wali Kota Palembang Romi Herton sebagai tersangka, dan istrinya, dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Palembang di Mahkamah Kosntitusi (MK). Lagi pula, kata Refly, Akil tidak menampakkan sikap menyesal selama persidangan di pengadilan Tipikor.

“Jadi hukuman bagi penyelenggara negara yang melakukan tindak pidana korupsi apalagi dia institusi hukum tertinggi, itu harus jauh lebih berat dibandingkan dengan orang biasa yang melakukan tindakan sama,” kata Refly.

( Budi Yuwono / CN34 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/07/01/207851

1 Juli 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: