KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

KPK: Capres Klarifikasi Harta, Bukan Jaminan Bebas Korupsi


 INVESTOR DAILY – Jum’at , 27 Juni 2014

periksa

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, hasil klarifikasi laporan harta kekayaan pasangan calon,presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tidak bisa dijadikan dasar atau Jaminan mereka bebas dari korupsi.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, pelaporan harta kekayaan oleh capres-cawapres ke KPK hanya merupakan bagian dari tahap penyelenggaraan Pemilu Presiden yang diamanatkan dalam UU.

“Kami menyatakan dan kami deklarasikan, klarifikasi laporan kekayaan ini tidak dapat dijadikan dasar pasangan capres-cawapres atau penyelenggara negara bebas dari tindak pidana-korupsi,” kata Bambang di Kantor KPK, Jakarta, Kamis (26/6).

Menurut Bambang, laporan harta kekayaan para pasangan capres-cawapres yang selanjutnya akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu bukan hanya masalah administratif syarat pencapresan. Namun juga untuk menciptakan budaya integritas.

Dia menjelaskan,dalam prosesnya KPK melakukan pengecekan dokumen aset yang dilaporkan masing-masing capres-cawapres serta mengecek kembali dokumen laporan aset yang disampaikan kepada KPK sebelum para capres dan cawapres tersebut mengikuti Pemilu Presiden 2014.

Selain itu tim KPK juga turun langsung ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi fisik aset yang dilaporkan. ‘”Sebagaimana dikemukakan capres-cawapres mereka terkejut karena tim KPK sudah melakukan pemeriksaan fisik di beberapa tempat,” kata Bambang.

Dari penelusuran itu, lanjut dia, KPK menemukan sejumlah hal. Selain itu ada juga hal-hal yang dikategorikan dalam ‘catatan khusus’ yang akan diserahkan ke KPU.

“Temuan yang dikonfirmasi sudah direspon dan dijawab dengan cukup baik oleh mereka, tapi kami akan berikan catatan-catatan yang akan disampaikan ke KPU, ini yang tidak bisa disampaikan,” ujarnya.

Ada Perubahan

Sementara itu, Capres nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) yang telah menjalani proses verifikasi laporan harta kekayaan di KPK pada Kamis (26/6), mengaku terdapat perubahan nilai harta dalam laporannya.

“Penambahan aset ada, tetapi pengurangan juga ada,”kata Jokowi usai melakukan klarifikasi harta kekayaan di kantor KPK selama sekitar tiga setengah jam.

Dia menjelaskan, penambahan harta kekayaannya terjadi karena adanya pembelian aset. Sementara pengurangan terjadi karena Jokowi menjual aset lainnya.

“Ditanya beli sesuatu ini uangnya diperoleh darimana. Ya tadi disampaikan, dari menjual aset yang lain. Semuanya dicek. Klarifikasinya dan pertanyaannya sangat detail sekali,” kata Jokowi.

Meski demikian, Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut enggan membeberkan secara detail total harta kekayaannya. Menurut Jokowi, dirinya akan menyampaikan secara detil harta kekayaan miliknya pada tanggal 1 Juli di KPU. “Dan nanti secara detail jumlahnya berapa akan kami sampaikan pada tanggal 1 Juli di KPU,” ujarnya.

Buka Laporan Pajak

Cawapres Jusuf Kalla (JK) juga mengaku ada penambahan harta kekayaannya jika dibandingkan dari laporan harta kekayaan sebelumnya yang telah dilaporkan ke KPK usai mehjabat sebagai wakil prsiden priode 2004-2009.

Menurut dia, penambahan tersebut dikarenakan profesinya sebagai pengusaha. “Kalau ada penambahan bukan karena saya pejabat tapi karena saya ada usaha,” kata JK.

JK pun menyatakan siap membuka data laporan pajak miliknya selama 20 tahun terakhir. Pasalnya menurut dia, laporan pajak itu bukan hal yang rahasia.

Menurut JK, laporan pajak merupakan simbol transparansi. “Kalau mau saya kasih selama 20 tahun. Saya tiap tahun dapat penghargaan pembayar pajak terbaik di Makassar,” imbuhnya.

Berdasarkan LHKPN milik Jokowi pada 2010, harta miliki mantan walikota Solo tersebut pada 28 Februari 2010 berjumlah Rp 18,47 miliar dan US$ 9.483. Sedangkan harta kekayaan JK, berdasarkan laporan per 16 November 2009 adalah Rp 314,51 miliar dan US$ 25.718. (bl)

Sumber: Investor Daily, 27 Juni 2014 ; http://www.kpk.go.id/id/berita/berita-sub/1935-kpk-capres-klarifikasi-harta-bukan-jaminan-bebas-korupsi

29 Juni 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL, BERITA KPK

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: